Skip to content
  • Jakarta - Indonesia
  • sales@qfirewall.id
  • 021-53660861
  • Jakarta - Indonesia
  • Beranda
  • Produk
    • Firewall Fortinet
    • Firewall Cisco
    • Firewall Checkpoint
    • Firewall Forcepoint
    • Firewall Juniper
    • Firewall Palo Alto
    • Firewall Sophos
    • Firewall Sonicwall
  • Jasa
    • Jasa Instalasi Firewall
    • SOC 24×7
    • Apps Security 24×7
  • Youtube Channel
  • Tentang Kami
  • Blog
  • Hubungi Kami
placeholder-661-1-1.png
  • Beranda
  • Produk
    • Firewall Fortinet
    • Firewall Cisco
    • Firewall Checkpoint
    • Firewall Forcepoint
    • Firewall Juniper
    • Firewall Palo Alto
    • Firewall Sophos
    • Firewall Sonicwall
  • Jasa
    • Jasa Instalasi Firewall
    • SOC 24×7
    • Apps Security 24×7
  • Youtube Channel
  • Tentang Kami
  • Blog
  • Hubungi Kami
qstorage.png

Category: Blog

February 9, 2022October 31, 2022

Apa Perbedaan Fortinet dan Fortigate pada Network Security

Menjamin keamanan menjadi keharusan dan sangat penting. Keamanan yang baik dan tepat akan menjamin perlindungan aset perusahaan Anda. Anda direkomendasikan melindungi jaringan atau network perusahaan Anda terlebih dahulu. Mengapa? Karena mencegah kejahatan cyber yang biasanya diretas melalui jaringan atau network Anda. Produk yang biasanya direkomendasikan oleh tim qFirewall Indonesia yakni firewall fortinet fortigate. Produk ini snagat baik untuk tingkat keamanan yang baik bagi jaringan atau network perusahaan Anda. Firewall fortinet biasanya dikenal juga dengan solusi fortigate. Lalu apa perbedaan antara firewall fortinet dengan fortigate? Apa itu Firewall? Firewall merupakan garis pertahanan pertama yang sangat diharuskan dalam network security baik pada skala rumahan maupun skala perusahaan besar atau enterprise. Firewall berfungsi sebagai sekat atau tembok yang membatasi perangkat komputer dari jaringan internet. Menggunakan firewall Anda dapat mengatur ataupun mengelola informasi, data maupunkegiatan  lalu lintas jaringan internet Anda pada komputer maupun sebaliknya. Namun, perlu Anda ketahui bahwa firewall tidak menjadi satu-satunya solusi yang Anda gunakan untuk network security Anda. Perlu juga memastikan bahwa seluruh perangkat yang terhubung pada jaringan internet memiliki software keamanan contohnya antivirus. Apa itu Fortinet? Banyak yang mengenal brand produk firewall dari fortinet, sedangkan fortinet sendiri merupakan perusahaan penyedia keamanan jaringan atau network security terbesar dan menjadi andalan keamanan banyak perusahaan besar. Fortinet menyediakan solusi smart security tanpa batas yang bertujuan untuk memenuhi ekspektasi dan tingkat keamanan tinggi sesuai dengan kebutuhan pengguna fortinet. Dikenal sebagai solusi smart, arsitektur dari fortinet security fabric dikenal sebagai yang utama pada solusi keamanan tanpa adanya kompromi. Mengapa demikian? Karena fortinet menyediakan keamanan paling tinggi dengan tingkat kritis akurat, baik pada network, cloud, aplikasi maupun seluler. Fortinet menjadi perusahaan nomor satu di dunia yang menyediakan produk network security banyak kepada pelanggan terpercaya. Lebih dari 500 ribu pelanggan telah menggunakan produk fortinet. Di Indonesia sendiri, produk fortinet menjadi brand pertama yang paling dicari juga. Apa itu Firewall Fortigate? Fortigate merupakan produk keluaran dari brand fortinet. Fortigate merupakan next generation unggulan oleh fortinet. Fortigate di desain khusus untuk dapat digunakan oleh perusahaan enterprise dengan pemenuhan kebutuhan keamanan tinggi dengan intelijen keamanan tingkat tinggi yakni fortiguard dan UTM (Unified Threat Management). Kedua teknik tersebut digunakan untuk pencegahan DDOS. Fortiguard dibentuk sebagai jasa pendukung atau fortinet support yang dapat menyediakan beragam layanan yang selalu update untuk menjamin network security. Layanan fortiguard ini dapat digunakan untuk mengelola atau memonitor bandwith internet seperti pemakaian akses internet di luar jam kantor, maupun penggolongan penggunaan bandwith tiap SSID. Sedangkan UTM digunakan untuk menangani network security secara komprehensif. UTM dilengkapi dengan Intrusion Prevention System (IPS), antivirus dan web filtering. Apakah Fortinet dan Fortigate itu sama? Sama seperti penjelasan diawal bahwa, fortinet merupakan perusahaan yang mengelola produk fortigate. Fortinet berubah nama dari yang awalnya ApSecure dan diubah menjadi Fortinet berdasarkan frasa Fortified Networks. Fortinet memperkenalkan produk Fortigate pertama kali pada tahun 2002 yang diikuti dengan produk software anti spam dan anti virus. Lalu apa bedanya antara fortinet dan fortigate? Fortigate merupakan produk keluaran pertama fortinet dan menjadi branding produk yang sangat dikenal di dunia network security. Itulah perbedaan mendasar antara Fortinet dan Fortigate. Anda dapat membeli produk fortinet melalui qFirewall Indonesia dengan menghubungi tim sales@qfirewall.id

Read More
January 3, 2022January 3, 2022

Membedah Collector-Stealer Malware Asal Rusia

Kecanggihan teknologi yang saat ini kita rasakan berbanding lurus dengan berbagai ancaman. Malware, virus dan berbagai ancaman dengan nama dan jenis lain selalu berevolusi mencari celah untuk mengekstraksi data, menginfiltrasi sistem dan bahkan merusak aset dari perusahaan Anda. Salah satu malware yang akan kita bahas saat ini bernama Collector Stealer. Ketahui cara kerja dan berbagai analisa Collector-stealer dari tim Advanced Threat Research Center of Excellence, OCTO dari F5. Collector-stealer adalah malware asal Rusia yang banyak digunakan di Internet untuk mengekstrak data sensitif dari sistem pengguna akhir dan menyimpannya di panel C&C. Untuk membantu industri menjaga aset dari ancaman ini, Aditya K Sood dan Rohit Chaturvedi dari Advanced Threat Research Center of Excellence di dalam Kantor CTO F5 menyajikan analisis 360 dari malware Collector-stealer untuk menggali artefak tersembunyi yang mencakup analisis biner, cara kerjanya , dan desain panel C&C terkait. Collector-stealer menjadi masif dalam waktu yang relatif singkat. Informasi curian yang dihasilkan dari malware umumnya tersedia melalui underground market untuk tujuan jahat. Penyerang Collector-stealer menargetkan negara-negara Eropa sebagai target utama, tetapi dampaknya juga dirasakan pengguna dari negara lain seperti A.S., China, dan Kamboja. Berikut adalah beberapa highlights dan karakteristik menarik dari Collector-stealer yang terungkap melalui analisis Aditya K Sood dan Rohit Chaturvedi dari Advanced Threat Research Center of Excellence: Collector-stealer menggunakan beberapa cara untuk memulai infeksi, termasuk: Memikat pengguna untuk mengunjungi portal phishing yang menampung unduhan game gratis Paket perangkat lunak aktivasi / crack Windows Portal web miner (portal web yang meniru konten serupa dari portal penyedia perangkat lunak cryptocurrency untuk memicu serangan unduhan drive-by) Collector-stealer ditulis dalam C++ dan menginfeksi mesin pengguna untuk tujuan mencuri data penting seperti kata sandi yang disimpan, data web, cookie, tangkapan layar, dan banyak lagi. Pembuat malware menggunakan teknik obfuscation dalam kode mereka untuk membuat peneliti frustrasi dan membuat kode lebih rumit. Collector-stealer, sebelum mengirim data ke server C&C, memeriksa konektivitas internet di mesin korban dengan melakukan ping ke alamat IP Cloudflare DNS resolver 1.1.1.1. Jika permintaan ping gagal, mereka akan menghapus yang dapat dieksekusi bersama dengan data yang dikumpulkan dari mesin korban dan kemudian keluar secara diam-diam. Jika tidak, ia akan mengirimkan data yang dikumpulkan ke server C&C. Collector-stealer menggunakan protokol HTTP dan metode POST untuk mengirim data yang dikumpulkan. Sebelum mengirim data, malware memampatkan data menjadi file .zip arsip yang kemudian dikirim ke server C&C. Collector-stealer mendapatkan popularitas di forum underground karena fitur malware yang luas. Kami telah melihat banyak pengguna menunjukkan minat untuk membeli malware ini dan beberapa kelompok bahkan telah mencoba untuk menyediakan versi yang sudah di-crack. Grup Rusia “Hack_Jopi” telah menjual Collector-stealer di forum sejak Oktober 2018. Anda dapat mendapatkan informasi lengkap mengenai malware ini dengan membaca hasil laporan Aditya K Sood dan Rohit Chaturvedi mengenai Collector-stealer dengan klik di sini. Apabila Anda membutuhkan sistem keamanan sistem dan data yang bisa melindungi aset perusahaan, Anda dapat menghubungi kami di qfirewall.id. Kami menyediakan firewall terlengkap dengan harga terbaik untuk Anda. Selain itu, kami juga dapat memberikan jasa instalasi hingga SOC dari Dewaguard. qfirewall hadir untuk memberi perlindungan sistem yang menyeluruh untuk perusahaan dan aset Anda. Silakan hubungi kami untuk mendapatkan informasi lengkap lainnya. Artikel ini diterjemahkan dari sini.

Read More
December 14, 2021September 21, 2022

Keamanan Siber dan Tipe-tipenya

Cybersecurity atau yang selanjutnya keamanan siber adalah sebuah praktik melindungi sistem yang penting dan informasi yang sensitif dari serangan digital. Keamanan siber dirancang untuk memerangi ancaman terhadap sistem dan aplikasi jaringan, baik ancaman itu berasal dari dalam atau luar perusahaan atau organisasi. Dalam sebuah organisasi, orang-orang didalamnya, prosesnya, dan teknologinya semuanya harus saling melengkapi untuk menciptakan pertahanan yang efektif dari serangan siber. Di era digital semuanya sekarang bergantung pada internet. Benar, internet sangat membantu dalam dunia hiburan, komunikasi, transportasi, obat-obatan, belanja, dll. Bahkan lembaga perbankan menjalankan bisnisnya secara online. Keamanan siber dalam dunia internet Kesadaran bahwa sebagian besar dunia bergantung pada internet seharusnya mendorong masing-masing dari kita untuk bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut: Berapa banyak hidup saya tergantung pada internet? Berapa banyak informasi pribadi saya yang disimpan secara online? Berapa banyak bisnis saya yang dapat diakses melalui jaringan atau network? Berapa banyak informasi pelanggan saya yang dapat diakses melalui jaringan? Sebenarnya internet baik adanya. Namun dengan ketergantungan yang begitu tinggi pada internet, Anda jangan sampai mengabaikan kemungkinan adanya kejahatan dunia maya. Sebesar atau sekecil apapun bisnis Anda, tidak luput dari risiko ini yang pada akhirnya berpotensi membahayakan Anda, bisnis, karyawan, dan pelanggan. Anda tidak ingin hal ini terjadi, bukan? Di bawah ini adalah berbagai jenis keamanan siber yang perlu Anda perhatikan. Artikel ini akan membantu Anda membangun fondasi yang kokoh untuk strategi keamanan yang kuat. Keamanan Siber Infrastruktur Kritis Keamanan infrastruktur kritis terdiri dari sistem cyber-fisik yang diandalkan masyarakat modern. Contoh-contohnya adalah: Jaringan listrik Pemurnian air Lampu lalu lintas Pusat perbelanjaan Rumah sakit Keamanan Jaringan Karena keamanan siber berkaitan dengan ancaman dari luar, berarti keamanan jaringan tugasnya adalah menjaga gangguan yang masuk ke jaringan internal Anda. Keamanan jaringan memastikan bahwa jaringan internal aman dengan melindungi infrastruktur dan menghambat akses ke sana. Untuk membantu mengelola pemantauan keamanan jaringan dengan lebih baik, maka dimanfaatkanlah machine learning atau pembelajaran mesin untuk menandai lalu lintas yang tidak normal dan memperingatkan ancaman secara real time. Administrator jaringan terus menerapkan kebijakan dan prosedur untuk mencegah akses yang tidak dikenal, modifikasi hingga eksploitasi jaringan. Keamanan Cloud Sebagian besar kehidupan online kita disimpan di cloud. Kebanyakan orang menggunakan sistem online seperti Google Drive, Microsoft OneDrive, dan Apple iCloud sebagai media penyimpanan. Karena banyak penggunanya, maka penting bagi platform ini untuk tetap aman setiap saat karena banyaknya data yang tersimpan di dalamnya. Telah banyak kasus di luar sana dimana data pribadi yang disimpan dalam cloud seseorang tersebar ke publik. Tentunya hal ini sangat berbahaya. Keamanan cloud adalah alat keamanan berbasis perangkat lunak yang melindungi dan memantau data di sumber daya cloud Anda. Penyedia cloud akan terus membuat dan menerapkan alat keamanan baru untuk membantu pengguna perusahaan mengamankan data mereka dengan lebih baik. Keamanan cloud juga dapat mencakup layanan bisnis yang disimpan di pusat data. Untuk memastikan penerapan langkah-langkah keamanan cloud yang sesuai, Anda harus mempertimbangkan pengguna akhir, keamanan penyimpanan data, rencana pencadangan, dan kesalahan manusia yang mengekspos jaringan. Keamanan Internet of Things (IoT) Internet of Things atau yang biasa disingkat dengan IoT mengacu pada berbagai sistem fisik cyber kritis dan non-kritis, seperti peralatan, sensor, televisi, router wifi, printer, dan kamera keamanan. Studi yang ditemukan oleh Bound membuktikan bahwa: Keamanan adalah salah satu hambatan terbesar untuk adopsi IoT Perusahaan-perusahaan besar pada umumnya akan membeli lebih banyak perangkat IoT rata-rata jika masalah keamanan ditangani Perusahaan-perusahaan besar optimis tentang nilai dan pertumbuhan bisnis IoT Jika bisnis Anda memiliki/menggunakan produk yang terhubung ke internet dengan cara apa pun, menerapkan strategi pertahanan sebelum produk dikirim atau digunakan adalah hal yang penting. Keamanan Aplikasi Untuk melindungi sistem Anda, paling tidak Anda harus memilih salah satu keamanan aplikasi dibawah ini. Keamanan aplikasi menggunakan metode perangkat lunak dan perangkat keras untuk mengatasi ancaman eksternal yang dapat muncul dalam tahap pengembangan aplikasi. Jenis keamanan aplikasi: Program antivirus Firewall Program enkripsi Secara keseluruhan, keamanan siber sangat penting untuk mengatur perilaku dan perilaku dan interaksi dalam sistem komputer dari perilaku yang mencurigakan. Sekarang ini kita hidup di dunia yang bahkan sampai peralatan dapur dan mobil juga terhubung ke internet. Hal ini bisa menjadi peluang besar bagi penjahat siber untuk menyebabkan kekacauan. Manfaatkan 5 jenis metode keamanan siber ini dan lindungi bisnis Anda dari serangan siber. Jika Anda ingin berkonsultasi seputar produk-produk keamanan, Anda bisa menghubungi kami di info@ilogo.co.id.

Read More
December 14, 2021December 16, 2021

Keuntungan dari Next-Generation Firewall (NGFW)

Network Managers dan tim keamanan menghadapi tantangan bermata dua: jaringan tumbuh jauh lebih kompleks dan berkembang melintasi berbagai batas (seperti vektor ancaman) menjadi semakin sulit untuk dideteksi dan ancaman tumbuh lebih canggih. Next-Generation Firewall (NGFW) menawarkan solusi. Menurut ulasan Cisco ASA dan ulasan Cisco Firepower NGFW di IT Central Station, mereka memungkinkan visibilitas yang lebih besar ke dalam jaringan dan aplikasi sambil meningkatkan mitigasi ancaman. Simak ulasan keuntungan NGFW dalam artikel ini. Visibilitas ke Traffic dan Lapisan Aplikasi “Sebelum Firepower, kami tidak memiliki visibilitas tentang serangan apa yang terjadi atau apa yang terjadi dari dalam ke luar atau dari luar ke dalam,” jelas Ali A., Manajer Teknis yang menggunakan Cisco Firepower NGFW di penyedia layanan komunikasi dengan lebih dari 1.000 karyawan. Dia menambahkan, “Setelah Firepower dan pelaporan yang dihasilkan Firepower, saya dapat melihat apa yang terjadi: pengguna mana yang mengunjungi situs web jahat, atau pengguna mana yang mengunggah atau mengunduh kode berbahaya, dan apa nama kodenya dan dari negara mana. Ini sangat berguna dan membantu saya untuk mendeteksi apa yang sedang terjadi. Itu memungkinkan saya untuk memecahkan masalah apa pun.” Burak Y., Administrator Sistem TI yang menggunakan Cisco ASA di sebuah perusahaan transportasi, berurusan dengan lanskap TI dinamis yang menurut pandangannya, membutuhkan, “Kebijakan keamanan, kontrol, dan visibilitas menjadi lebih baik dari sebelumnya.” Mohammad R., Petugas Keamanan di sebuah lembaga pemerintah, memuji ASA karena “memberi kami visibilitas ke potensi wabah serta pengguna jahat yang mencoba mengakses situs.” Iz, Asisten Manajer (Infrastruktur) yang menggunakan Cisco Firepower di bisnis kecil, berkomentar, “Ini telah meningkatkan postur keamanan dan visibilitas lalu lintas kami.” Visibilitas ke dalam aplikasi merupakan kebutuhan kritis bagi network manager dan keamanan. Aplikasi sering menjadi target pelaku jahat karena mereka menyajikan cara yang efektif untuk mendapatkan akses tidak sah ke data. Peretas juga suka mengganggu organisasi dengan melumpuhkan aplikasi mereka. Untuk mencegah potensi ini, Cisco NGFW harus “mendukung visibilitas aplikasi,” kata Ilmuwan Data Senior yang menggunakan Firepower di perusahaan layanan teknologi. Dia memuji Firepower karena dapat mendukung “visibilitas dan kontrol aplikasi.” Selain itu, Keuntungan NGFW lainnya menurut Eduardo V., Spesialis Infrastruktur TI yang menggunakan Cisco Firepower di sebuah perusahaan transportasi, lebih lanjut menjawab kebutuhan ini dengan mengatakan, “Ini memberi kami visibilitas dan kontrol aplikasi. Kami dapat melihat, di dasbor, semua aplikasi yang paling sering digunakan dan yang berada di bawah semacam risiko atau kerentanan.” Ini penting karena, “Ini sangat membantu ketika kita perlu memeriksa beberapa situasi atau masalah yang mungkin terkait dengan serangan atau pelanggaran apa pun. Kita bisa melihat bahwa ada satu atau dua atau tiga aplikasi yang menjadi aplikasi yang paling banyak dikonsumsi. Kami dapat menggunakan informasi ini untuk menganalisis apakah ada penyimpangan atau apakah itu sesuatu yang perlu kami pertimbangkan sebagai perilaku normal dan meningkatkan bandwidth di situs.” Manajemen Kebijakan Anggota IT Central Station menjelaskan pentingnya manajemen kebijakan dalam pemilihan dan penggunaan NGFW. Dalam hal ini, menurut David S., pemilik perusahaan teknologi kecil, “Cisco memiliki granularitas aplikasi yang lebih baik, sarana pembuatan kebijakan yang lebih fleksibel, dan kontrol yang lebih mudah digunakan serta laporan yang lebih kuat daripada pendahulunya.” Tony P., Eksekutif Pengembangan Bisnis yang menggunakan Cisco ASA, lebih lanjut mencatat, “Firewall dan sisi kebijakan mudah digunakan.” Administrator Jaringan & Keamanan di perusahaan jasa keuangan menggunakan Cisco ASA untuk menegakkan kebijakan keamanan. Untuk Joel S., Insinyur Jaringan Senior yang menggunakan Cisco ASA di pengecer dengan lebih dari 1.000 karyawan, “Peraturan kebijakan adalah kuncinya. Sebagian besar dari apa yang saya lakukan adalah membuat aturan dan bekerja dengan pelanggan untuk memastikan bahwa segala sesuatunya masuk dan keluar dari lingkungan. Eduardo V. berbagi, “Ini bukan hanya visibilitas hal-hal, tetapi pengelolaan perilaku aplikasi sangat penting. Jika saya melihat bahwa, misalnya, Facebook menghabiskan terlalu banyak bandwidth, saya dapat membuat kebijakan di konsol di sini dan menyebarkannya ke kantor jarak jauh kami. Jadi fitur visibilitas aplikasi adalah salah satu bagian penting dari solusi.” Keuntungan NGFW Lainnya: Deteksi dan Mitigasi Ancaman Security Manager mengandalkan NGFW untuk menjadi garis pertahanan pertama mereka terhadap ancaman yang masuk dan pemusnahan data yang berbahaya. Seperti yang dicatat oleh Paul C., Arsitek Keamanan yang menggunakan Cisco Firepower di penyedia layanan komunikasi dengan lebih dari 10.000 karyawan, “Kemampuan FTD untuk memberikan visibilitas terhadap ancaman sangat baik, jika lalu lintas lancar.” Dia menambahkan, “Anda dapat menghentikan ancaman baru dengan sangat cepat karena Anda dapat menyebarkan intelijen ancaman ke semua IPS Anda dalam waktu kurang dari dua jam. Cisco bekerja sama dengan Talos dan apa pun yang ditemukan Talos disediakan dalam intelijen ancaman FTD jika Anda memiliki lisensinya.” Sampai saat ini, Manajer Pre Sales Regional di sebuah perusahaan layanan teknologi senang bahwa Cisco ASA “membantu kami mengidentifikasi ancaman utama yang terus-menerus sehingga kami dapat menetapkan kebijakan yang sesuai.” Seorang Manajer TI yang menggunakan Cisco ASA dengan FirePOWER di sebuah perusahaan konstruksi berbicara tentang masalah ini juga, mengatakan bahwa dia menghargainya untuk perlindungan intrusi. Dia berkata, “Kami dapat menentukan kapan kami diserang. Kami membutuhkan cara untuk memantau perlindungan ancaman dan tidak menyebabkan latensi. Produk ini memiliki kemampuan untuk menjadi konsumen dari intelijen ancaman, dan menjadi kontributor yang menunjukkan kedewasaan dalam postur perlindungan ancaman.” Itulah keuntungan NGFW yang dapat Anda ketahui. Anda membutuhkan NGFW? Silakan langsung hubungi sales kami di sini. Tim kami akan membantu menemukan produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Source  

Read More
December 9, 2021October 31, 2022

Perbedaan NGFW dengan Firewall biasa

Sejak pandemi melanda dunia dan mengubah cara hidup manusia, keamanan dalam jaringan menjadi satu kebutuhan yang penting. Saat ini kita dapat menemukan firewall biasa dan NGFW. Sebelum kita masuk ke penjelasan lebih jauh, ada baiknya kita mengenal apa itu firewall. Firewall adalah perangkat keamanan berbentuk software atau hardware yang dapat membantu melindungi jaringan Anda dengan memfilter lalu lintas dan memblokir akses dari luar jaringan untuk mencegah masuknya akses tidak sah ke data atau informasi di komputer Anda. Firewall Tradisional VS NGFW Sebelum adanya Next Generation Firewall, terdapat firewall tradisional. Firewall tradisional menyediakan inspeksi stateful lalu lintas jaringan yang berfungsi untuk membuka atau memblokir lalu lintas berdasarkan status, port, dan protokol, serta memfilter lalu lintas berdasarkan aturan yang ditentukan oleh administrator. Lalu, apa bedanya dengan Next Generation Firewall? Selain memiliki fungsi yang sama dengan firewall tradisional, seperti namanya, NGFW adalah versi yang lebih maju dari firewall tradisional, dan mereka menawarkan manfaat yang sama. Seperti firewall biasa, NGFW menggunakan pemfilteran paket statis dan dinamis serta dukungan VPN untuk memastikan bahwa semua koneksi antara jaringan, internet, dan firewall valid dan aman. Kedua jenis firewall juga harus dapat menerjemahkan alamat jaringan dan port untuk memetakan IP. Namun, jika merujuk Gartner, kemampuan Next Generation Firewall juga harus mencakup: 1. Kemampuan firewall standar seperti inspeksi stateful 2. Integrated intrusion prevention 3. Kesadaran dan kontrol aplikasi untuk melihat dan memblokir aplikasi berisiko 4. Threat intelligence sources 5. Tingkatkan jalur untuk menyertakan umpan informasi di masa mendatang 6. Teknik untuk mengatasi ancaman keamanan yang terus berkembang Apa Manfaat Utama dari Next Generation Firewall? Manfaat utama dari NGFW adalah kemampuan untuk mengaktifkan penggunaan aplikasi internet yang membuat pengguna menjadi lebih produktif sambil membloking aplikasi yang tidak terlalu diinginkan. NGFW mencapai tahap ini menggunakan deep packet inspection untuk mengindentifikasi dan mengontrol aplikasi terlepas dari port IP yang digunakan. Kebijakan keamanan tipikal firewall jaringan yang disebarkan di sekeliling organisasi memblokir koneksi masuk dan mengizinkan koneksi keluar. Beberapa pembatasan mungkin diterapkan, namun lalu lintas web keluar umumnya diperbolehkan. Aplikasi telah belajar menggunakan port terbuka yang tersedia seperti port Web 80 ke Internet untuk memberi pengalaman pengguna yang mulus. NGFW memberi lebih banyak visibilitas ke aplikasi apa yang digunakan karyawan dan kontrol atas penggunaan aplikasi mereka. Bagaimana Next Generation Firewall mengimplementasikan Kontrol Pengguna? Minimal, aturan kebijakan keamanan firewall jaringan mengatakan koneksi dari sumber ini ke tujuan ini diizinkan atau ditolak. Sumber dan tujuan secara tradisional didefinisikan sebagai alamat IP yang ditetapkan ke laptop atau alamat jaringan yang lebih besar yang mencakup banyak pengguna dan server. Definisi kebijakan alamat statis ini sulit dibaca manusia, tetapi juga tidak berfungsi dengan baik untuk menetapkan kebijakan keamanan bagi pengguna yang memiliki alamat IP berbeda saat mereka menjelajah di seluruh perusahaan dan saat bekerja di luar lokasi. Vendor Next Generation Firewall memecahkan masalah ini dengan mengintegrasikan dengan direktori pengguna pihak ketiga seperti Microsoft Active Directory. Kebijakan dinamis berbasis identitas memberikan visibilitas granular dan kontrol pengguna, grup, dan mesin serta lebih mudah dikelola daripada kebijakan statis berbasis IP. Dalam satu, administrator konsol terpadu mendefinisikan objek satu kali. Saat firewall jaringan melihat koneksi untuk pertama kalinya, IP dipetakan ke pengguna dan grup dengan menanyakan direktori pengguna pihak ketiga. Pemetaan pengguna ke IP yang dinamis ini membebaskan administrator dari terus memperbarui kebijakan keamanan. Demikian penjelasan dari perbedaan NGFW dan firewall tradisional. Jika Anda memiliki kebutuhan firewall silakan hubungi qfirewall.id.   Sumber

Read More
September 28, 2021October 31, 2022

Bagaimana Tim SecOps Dapat Memerangi Ancaman dengan Fortinet Security Fabric

Ransomware adalah masalah bagi tim security operations (SecOps) di mana saja. Mereka menghadapi peningkatan volume, kecepatan, dan kecanggihan ancaman. Menurut laporan Lanskap Ancaman Global terbaru dari FortiGuard Labs, ransomware telah meningkat lebih dari sepuluh kali lipat dalam setahun terakhir. Banyak tim SecOps sudah lelah menghadapi jumlah peringatan yang sangat banyak, tetapi serangan tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Penjahat dunia maya fokus dan tanpa henti, menargetkan perusahaan di setiap industri dan pasar termasuk segmen operational technology (OT). Dan itu bukan hanya peningkatan jumlah serangan. Tingkat keparahan dampak serangan seperti EKANS, DearCry, dan Darkside terhadap organisasi juga meningkat. Ancaman bisa datang dari banyak vektor. Tiga cara teratas ransomware bisa masuk ke jaringan adalah: Kredensial yang dicuri: Memperoleh kredensial di web gelap dan menggunakan protokol desktop jarak jauh untuk akses Email: Memanfaatkan phishing dan rekayasa sosial untuk memikat pengguna agar mengikuti tautan atau menjalankan kode yang memungkinkan masuk Kerentanan: Menggunakan lubang keamanan yang sering tidak diketahui sebelumnya dan kerentanan zero-day untuk mendapatkan akses yang tidak sah. Jaringan menjadi lebih rumit dan dinamis dari sebelumnya dan orang-orang tidak akan berhenti menggunakan layanan seperti email. Untuk tim operasi keamanan yang terlalu banyak bekerja dan kewalahan, kunci untuk memerangi ransomware adalah mengatasi masalah di berbagai bidang dan memanfaatkan alat yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) daripada mengandalkan alat tradisional dan manual. Beberapa teknologi Fortinet yang merupakan bagian dari Fortinet Security Fabric memberikan perlindungan, deteksi, dan pemblokiran yang komprehensif terhadap ransomware dan ancaman tingkat lanjut lainnya, termasuk sandboxing, analis keamanan virtual, dan solusi endpoint detection and response (EDR). Sandboxing – Memerangi Ancaman dengan Struktur Keamanan Fortinet Peningkatan kecanggihan ransomware telah menyebabkan lebih banyak eksploitasi seperti spoofing patch yang sah sehingga membuat malware tampak berasal dari sumber tepercaya. Ancaman “zero-day” ini tidak mungkin dideteksi oleh alat antivirus karena solusi pencegahan tersebut hanya bekerja melawan tanda tangan malware yang diketahui. Salah satu cara untuk menangani eksploitasi yang tidak diketahui adalah dengan menggunakan kotak pasir, yang menganalisis perilaku objek. Jika menemukan sesuatu yang meragukan, objek tersebut dikurung dalam lingkungan virtual yang terisolasi untuk analisis dan validasi lebih lanjut. Baru-baru ini, Colonial Pipeline diserang oleh ransomware Darkside dan berhasil mengganggu distribusi gas di Pantai Timur, yang menyebabkan kelangkaan yang berdampak pada kualitas hidup. FortiSandbox bekerja bersama dengan kontrol keamanan yang ada mencegat ransomware dan membongkarnya untuk analisis lebih lanjut. Ketika datang ke ancaman Darkside misalnya, sandboxing memungkinkan organisasi untuk mengungkap perilaku seperti meluncurkan dan menghapus file sistem, dan menghubungkan ke situs web berbahaya, menggarisbawahi kemampuan sandboxing untuk mencegah ancaman dari penyusupan. Rincian lebih lanjut tersedia dalam laporan FortiSandbox dari peringatan wabah FortiGuard Labs Darkside. Fortinet baru-baru ini merilis FortiSandbox generasi ketiga, yang dirancang untuk mengungkap teknik ransomware zero-day dan canggih sebelumnya menggunakan kombinasi pembelajaran mesin dan model AI pembelajaran mendalam. Ini meningkatkan efektivitas keamanan secara keseluruhan hingga 25% dibandingkan deteksi sandbox tradisional dan dapat diintegrasikan dengan infrastruktur keamanan yang ada, baik di tempat atau di cloud. FortiSandbox memungkinkan perlindungan otomatis di lingkungan TI dan OT. Analis Keamanan Virtual Untuk organisasi yang memiliki staf keamanan terbatas dan harus menyelidiki peringatan dalam jumlah besar, analis keamanan virtual dapat membantu penyelidikan dan tugas terkait. Analis Keamanan Virtual FortiAI menggunakan model pembelajaran mendalam yang canggih yang dikenal sebagai jaringan saraf dalam untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan malware file dan tanpa file dengan deteksi sub-detik. Jaringan saraf dalam secara ilmiah menganalisis jutaan karakteristik malware untuk secara akurat menentukan jenis ancaman seperti malware atau ransomware seperti DearCry, yang dilaporkan dalam peringatan wabah ini dari FortiGuard Labs. FortiAI digunakan untuk menyelidiki ancaman secara proaktif, sedangkan FortiSandbox menyediakan analisis kotak pasir dan alat untuk penyelidikan lebih lanjut. Rilis terbaru FortiAI terintegrasi dengan FortiGates untuk memblokir ancaman inline dan real-time, yang secara efektif mengganggu sumber serangan (pasien nol) dalam jaringan. FortiAI juga memberikan perlindungan sub-detik aplikasi web menggunakan FortiWeb atau keamanan pihak ketiga baik melalui API atau ICAP. Itu juga dapat memberikan pemicu sub-detik ke buku pedoman menggunakan FortiSOAR dan mendukung upaya investigasi ancaman yang lebih besar yang diberikan oleh FortiSIEM dan lainnya menggunakan syslog. FortiAI terintegrasi dengan FortiSandbox, yang meningkatkan deteksi dengan menggabungkan semua teknologi ini bersama-sama. Memanfaatkan Bagian dari Fortinet Security Fabric Melalui Deteksi dan Respons endpoint AI juga dibangun ke dalam solusi perlindungan endpoint Fortinet. FortiEDR adalah bagian dari Fortinet Security Fabric dan tidak seperti perlindungan endpoint tradisional yang memblokir ancaman pra-eksekusi berdasarkan tanda tangan yang diketahui, model pembelajaran mesin di FortiEDR digunakan untuk memantau perilaku sistem sebelum dan sesudah eksekusi untuk mendeteksi dan meredakan bahkan serangan canggih di waktu sebenarnya. Teknologi deteksi di FortiEDR dapat diterapkan dari tahap pengintaian awal aktivitas kejahatan dunia maya melalui pengiriman, eksploitasi, pemasangan, dan pengiriman tujuan. FortiEDR memberikan visibilitas dan kontrol komunikasi untuk mengidentifikasi aplikasi yang rentan dan melindunginya dari eksploitasi. Kemampuan berbasis pembelajaran mesinnya memblokir bahkan malware yang sebelumnya tidak dikenal. Misalnya dalam Laporan Penelitian Ancaman baru-baru ini tentang serangan Kaseya Ransomware, FortiGuard Labs melaporkan bahwa FortiEDR mendeteksi dan memblokir peristiwa pemuatan samping DLL saat ransomware mengeksekusi aplikasi yang valid, saat memuat muatan berbahaya. Akibatnya, pelanggan Fortinet tidak dapat melihat indikator penyusupan terkait karena malware dicegah untuk berjalan. Jika ransomware mendapatkan pijakan, FortiEDR dapat mengembalikan perubahan, seperti perubahan pada registri. Kemampuannya untuk membuat roll-back presisi untuk memulihkan endpoint berarti Anda tidak perlu menggambar ulang seluruh endpoint . Kemampuan untuk melakukan roll-back ke kondisi yang baik mencegah kehilangan data dan penundaan yang terkait dengan pencitraan ulang. Gunakan Kekuatan AI di Fortinet Security Fabric untuk Bekerja Ancaman datang dari segala arah, tetapi menerapkan AI di pusat operasi keamanan Anda dapat membantu mengelola banjir. AI yang dibangun ke dalam teknologi Fortinet dapat membantu mengatasi berbagai vektor ancaman, dan karena mereka adalah bagian dari Fortinet Security Fabric yang terintegrasi, mereka semua berbagi intelijen ancaman untuk memfasilitasi respons terhadap malware canggih termasuk ransomware dan serangan zero-day. Didukung oleh FortiOS, Fortinet Security Fabric adalah platform keamanan siber yang dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan arsitektur keamanan Anda dengan manajemen konsol tunggal, analitik, dan otomatisasi alur kerja. Kemampuan ini juga didukung oleh sejumlah integrasi berbasis API dengan Fortinet Fabric-Ready Partners. Selain itu, tim peneliti di FortiGuard Labs terus mengembangkan AI baru untuk memproses dan menganalisis data ancaman global yang…

Read More
September 28, 2021December 29, 2021

Berbagai Fitur NGFW untuk Enterprise

NGFW memiliki kemampuan untuk menyediakan seperangkat alat canggih yang dibutuhkan organisasi untuk melindungi bisnis mereka. Dan dalam lanskap ancaman yang berkembang pesat saat ini, itu berarti teknologi canggih yang dirancang untuk membuat bisnis Anda selangkah lebih maju dari penjahat dunia maya. Berikut adalah beberapa yang telah menjadi misi penting bagi banyak organisasi yang disediakan Fortinet: TLS inspection: TLS inspection memungkinkan Anda untuk mendekripsi traffic TLS sehingga dapat diperiksa untuk tindakan bermusuhan, malware, atau data sensitif. Untuk mendukung inovasi bisnis yang berkembang, inspeksi harus mendukung TLS 1.2 dan 1.3. Dan pemeriksaan juga harus dilakukan secara dua arah. Meskipun memeriksa traffic terenkripsi keluar sangat penting, memeriksa masuk sama pentingnya. Misalnya, memeriksa traffic SSL/TLS masuk dapat mendeteksi konten berbahaya dari klien ke server jaringan yang ditargetkan—langkah umum dalam banyak serangan siber. Azure Firewall Premium, misalnya, tidak mendukung TLS 1.3 atau memeriksa traffic masuk. Intrusion Prevention Service (IPS): IPS sangat penting dalam mendeteksi serangan dan malware yang digunakan oleh penjahat cyber untuk mencuri data, mengganggu operasi, menginfeksi sistem, dan mengirimkan muatan berbahaya. Sistem IPS pertama melakukan ini dengan mencocokkan pola serangan dengan daftar ciri yang diketahui. Tetapi penjahat yang canggih mengetahui bahwa mereka dapat memodifikasi serangan untuk mencapai tujuan mereka tanpa memicu tanda/ciri IPS. Jadi, vendor IPS mengembangkan kemampuan untuk memantau perilaku dan menambahkan kesadaran aplikasi penting dan layanan kontrol aplikasi untuk mendeteksi aktivitas jahat baru. Firewall industri lainnya, hanya menawarkan kemampuan IPS berbasis tanda/ciri, yang berarti tidak akan mendeteksi dan memblokir serangan yang lebih canggih. Sandboxing: Solusi NGFW kelas perusahaan yang sesungguhnya membutuhkan solusi sandbox yang terintegrasi penuh untuk menyediakan analisis real-time dari program dan traffic yang tidak diketahui atau tidak tepercaya dan mencegah pelanggaran zero-day. Tapi sementara sandboxing telah menjadi komponen penting dari setiap solusi NGFW selama bertahun-tahun, banyak firewall, tidak menawarkan sandboxing terintegrasi. Secure SD-WAN: Banyak organisasi mengandalkan SD-WAN sehingga pengguna jarak jauh dapat mengakses data dan aplikasi penting di cloud. Tapi itu hanya satu kasus penggunaan SD-WAN. SD-WAN juga digunakan untuk membangun koneksi intra-cloud, cloud-to-cloud, dan cloud-to-data center yang dinamis. Namun, menambahkan keamanan ke koneksi ini sebagai overlay seringkali mahal dan memakan waktu. Solusi SD-WAN paling efektif mengatasi tantangan ini dengan menyertakan rangkaian solusi keamanan canggih yang terintegrasi penuh sehingga perlindungan dapat beradaptasi dengan sifat dinamis dari sebagian besar kasus penggunaan SD-WAN. SD-WAN aman yang berjalan pada platform NGFW adalah solusi ideal. Namun, vendor lain seperti Azure Firewall Premium tidak menawarkan opsi Secure SD-WAN, meskipun SD-WAN biasanya digunakan untuk mengakses dan menghubungkan layanan yang terletak di platform vendor. Perlindungan Bot: Layanan anti-botnet mencegah botnet dan ancaman lain berkomunikasi dengan server perintah dan kontrol. Mereka juga mengidentifikasi string tertentu, data sensitif (nama kode proyek, misalnya), atau pola pencocokan data (nomor kartu kredit, lisensi, paspor) yang mungkin menunjukkan eksfiltrasi data sensitif. Data Loss Prevention (DLP): Kemampuan untuk mengidentifikasi informasi sensitif dalam perjalanan dan kemudian memblokir ekstraksinya sangat penting untuk memenuhi keamanan internal tertentu dan persyaratan kepatuhan peraturan bagi banyak organisasi. Sebagian besar firewall cloud asli, tidak memiliki fungsionalitas DLP. NGFW Saat Ini – Baik Tidak Berarti Cukup Ini sama sekali bukan daftar lengkap fitur dan fungsi NGFW penting yang perlu disediakan oleh solusi NGFW saat ini. Tapi itu cukup untuk menunjukkan tantangan yang melekat dalam mengadopsi solusi titik yang belum matang, belum terbukti, dan terisolasi untuk melindungi aset digital penting Anda. Solusi apa pun yang tidak memiliki fitur dan fungsi penting yang diperlukan untuk memberikan keamanan yang komprehensif juga kemungkinan besar akan kehilangan ancaman yang ditujukan pada beban kerja dan data Anda. Dan itu tidak pernah cukup baik. Silakan hubungi kami untuk mendapatkan perlindungan firewall NGFW terbaik. Tim Product Specialist kami akan segera membantu Anda.   Artikel ini diterjemahkan dari sini.

Read More
September 27, 2021December 29, 2021

Bijaklah Memilih Cloud Firewall

Next-Generation Firewall (NGFW) adalah landasan untuk mengamankan beban kerja dan data cloud Anda. NGFW sejati perlu menyediakan alat keamanan yang diperlukan untuk memastikan routing traffic yang sah dengan tepat sementara traffic yang tidak sah diblokir. Selain itu, NGFW juga harus dapat memindai traffic untuk serangan, mengidentifikasi malware, memblokir upaya phishing, dan mencegah kehilangan data. Baik komputasi organisasi berada di lokasi, di cloud, atau di beberapa cloud, Next-Generation Firewall sangat penting untuk membangun strategi pertahanan siber Anda. Dan bagi organisasi yang menjalankan jaringan hybrid, memilih solusi NGFW yang memberikan perlindungan konsisten di seluruh distributed network sangatlah penting. Tentu saja, tidak peduli seberapa kuatnya, firewall hanyalah salah satu komponen dalam membangun infrastruktur yang aman. Namun minimal, infrastruktur tersebut harus mampu memberikan visibilitas dan kontrol yang luas. Itulah sebabnya organisasi yang ingin tetap terdepan dalam pencegahan cybercrime tidak boleh fokus pada pembelian lebih banyak produk dan layanan, melainkan pada perakitan pendekatan platform yang dapat mendukung kebijakan keamanan yang konsisten dan terdefinisi dengan baik di seluruh cloud dan data center. Pendekatan platform yang tepat, seperti Fortinet Security Fabric, harus mendukung semua alat keamanan yang diperlukan untuk menerapkan kebijakan di seluruh sistem, seperti Zero Trust Network Access, bersama dengan manajemen terpusat, pemantauan, dan analisa kebijakan keamanan dan event. Kekosongan Firewall Gartner pernah meramalkan bahwa pada tahun 2023, 99% kegagalan keamanan akan disebabkan oleh kesalahan manusia. Sementara angka itu mungkin tampak tinggi, intinya diambil dengan baik. Apakah kesalahan manusia menyumbang 99%, 75%, atau 50% dari kegagalan keamanan, keamanan itu sulit, seringkali rumit, dan kesalahan mudah dibuat. Itulah sebabnya sebagian besar profesional keamanan menentang proliferasi alat keamanan satu kali yang mendukung penerapan kerangka kerja keamanan terintegrasi dan interaktif yang dapat memberikan manajemen keamanan terpadu dan visibilitas yang konsisten di seluruh cloud dan data center. Organisasi harus mempertimbangkan gambaran yang lebih besar tentang memerlukan alat keamanan yang dirancang untuk bekerja di seluruh platform dan cloud untuk mengamankan komputasi di semua platform — baik di tempat maupun di cloud. Di sinilah NGFW terdepan di industri Fortinet – sebagai bagian dari Security Fabric – menonjol dibandingkan firewall industri lainnya yang merupakan produk unggulan lain yang tidak menawarkan keamanan end-to-end. Siapa yang Dapat Dipercaya dengan Aset Paling Berharga Anda di Cloud? Bisnis Anda berjalan pada data dan aplikasi. Bahkan pelanggaran keamanan dasar dapat menelan biaya jutaan. Jadi, dalam hal keamanan, reputasi, dan pengalaman harus memainkan peran penting dalam proses pemilihan alat yang melindungi aset Anda yang paling berharga. Pengujian pihak ketiga, laporan analis, ulasan pelanggan, dan kuadran kepemimpinan membantu organisasi memisahkan fungsionalitas aktual dari sensasi pemasaran. Dan pengembang berpengalaman dengan pengalaman bertahun-tahun membantu memastikan bahwa solusi cukup matang. Selain itu, sebagian besar vendor NGFW terkemuka juga menambah solusi mereka dengan hal-hal seperti umpan intelijen ancaman dan kemitraan dengan pengembang pihak ketiga. Mereka berpartisipasi dalam forum pengembangan dan berbagi ancaman dan bekerja sama dengan penegak hukum dan peneliti ancaman. Yang luar biasa memberikan portofolio solusi yang ditingkatkan dengan hal-hal seperti AI dan pembelajaran mesin, layanan lanjutan seperti kontrol akses dan fungsi pembentukan lalu lintas, dan dirancang untuk beroperasi di mana pun atau dalam faktor bentuk apa mereka digunakan. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius apakah organisasi mana pun harus memercayai data penting mereka pada rilis baru point security product yang belum pernah ditinjau oleh sebagian besar lab dan analis independen. Jadi, jika data dan beban kerja Anda memang sangat penting untuk misi, akan lebih bijaksana untuk mengandalkan produk yang lebih mapan—produk yang terbukti efektif melalui pengujian lapangan bertahun-tahun di garis depan medan perang dunia maya saat ini. Jika Anda membutuhkan Cloud Firewall, Anda dapat menghubungi kami. Tim kami akan membantu Anda menemukan produk terbaik yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Tulisan ini diterjemahkan dari sini.

Read More
September 14, 2021September 14, 2021

Cara Mengukur Firewall di Cloud Publik

Perusahaan memindahkan beban kerja ke cloud publik untuk mendapatkan efisiensi operasional dan potensi manfaat biaya. Selama transisi ini, desain jaringan harus memastikan bahwa pengalaman end-user tidak dibatasi oleh penempatan beban kerja – baik di lokasi (on-prem) atau di cloud. Salah satu parameter kritis yang harus ditentukan adalah arsitektur jaringan, yang berfungsi sebagai throughput atau kemampuan kinerja jalur transit. Saat organisasi/perusahaan menilai aplikasi mana yang paling cocok untuk migrasi ke cloud. Network engineer dalam berbagai tahap transisi beban kerja dari penyedia cloud lokal ke publik menemukan bahwa kinerja jaringan di cloud publik dapat bervariasi berdasarkan pemanfaatan jaringan dan lainnya. Faktor di luar kendali administrator. Karena berbagai alasan, infrastruktur cloud publik tidak dapat diprediksi dan visibilitas yang biasa digunakan oleh admin TI dengan penerapan internal mereka. Kurangnya alat pengukuran throughput yang andal dan konsisten di cloud publik memperburuk masalah ini. Bandingkan ini dengan jaringan lokal di mana lingkungan pengujian dan penerapan berada di bawah kendali administrator. Perangkat dan alat komersial dari banyak vendor mengukur berbagai parameter throughput dari peralatan jaringan yang digunakan. Bagaimana Pilihan Cloud Publik Ada banyak jenis pilihan instan terkait dengan alokasi inti memori dan prosesor di setiap cloud publik. Memutuskan contoh yang tepat untuk kasus penggunaan adalah tugas yang menantang, dipersulit oleh implikasi biaya dan dukungan untuk jenis beban kerja yang diterapkan. Beban kerja ini juga dapat berbentuk firewall virtual. Ketika diukur pada server mandiri dalam kondisi pengujian yang ideal, throughput yang tersedia pada platform virtual biasanya tidak tersedia di cloud publik. Kurangnya throughput yang konsisten ini membuat keputusan tentang jenis instans mana yang harus dipilih menjadi jauh lebih sulit. Dalam lingkungan cloud publik yang sangat dinamis tersebut, langkah-langkah apa yang dapat diambil oleh seorang arsitek jaringan untuk memastikan jenis dan perangkat instans yang optimal dipilih untuk merancang jaringan? Dalam buku putih kami, “Cara Mengukur Kinerja Firewall Virtual di Cloud Publik”, kami mengeksplorasi enam parameter penting yang diperlukan untuk mengukur kinerja firewall virtual. Penting di antara mereka adalah pemahaman tentang arsitektur firewall virtual. Instance dengan demarkasi yang jelas antara forwarding plane dan control plane harus lebih disukai daripada yang tidak memiliki control dan user plane separation (CUPS). Juniper Networks vSRX Virtual Firewall Juniper Networks vSRX Virtual Firewall memiliki kinerja per inti yang tak tertandingi. Hal ini memungkinkan arsitek cloud dan tim pengembangan mengandalkannya secara andal. Selain itu, tidak menimbulkan kemacetan sambil memberikan perlindungan yang luar biasa. Saat digunakan di cloud publik, ia menawarkan fleksibilitas tambahan dengan memanfaatkan semua vCPU dan memori yang tersedia di instans. Dengan demikian memastikan efisiensi dan kinerja maksimum tanpa pemborosan. vSRX memungkinkan peningkatan kinerja dan skala parameter penting pengukuran seiring dengan peningkatan kapasitas jenis instans yang dipilih. Makalah ini mencakup topik ini dan banyak topik lainnya untuk memandu cara mengukur throughput firewall/instance virtual di lingkungan cloud publik. Unduh dan baca buku putih hari ini untuk mempelajari bagaimana Anda dapat memaksimalkan penerapan cloud publik Anda, di sini. Hubungi qFirewall untuk mendapatkan informasi dan penawaran menarik. Tim Product Specialist kami akan membantu Anda untuk mendapatkan produk yang tepat untuk environtment. Artikel ini disadur dari blog Juniper.

Read More
  • Previous
  • 1
  • …
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • Next

Search

Tentang Kami

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

Sales & Marketing

  • Jl. Kebon Jeruk Raya
  • Villa Kebon Jeruk Office F1
    Jakarta, 11530 – Indonesia

8:30 – 17:00 (Mon – Fri)
 (+62) 21 53660861
sales@qfirewall.id

Support Center
  • Jl. Panjang no. 5,
  • AKR Tower – 9th Floor
    Jakarta Barat 11530