Semakin berkembang nya teknologi, semakin berkembangnya juga ancaman siber, tradisional firewall sudah tidak bisa lagi bekerja dengan maksimal. Saat ini, pergeseran menuju Next Gen Firewall menjadi kebutuhan mendesak bagi banyak perusahaan. NGFW terbukti dapat menjadi solusi terkini dalam menghadapi ancaman siber yang kompleks. Pada Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana konsep dari NGFW, cara kerja nya dan keuntungan bagi bisnis anda. Pengertian NGFW Next Generation Firewall adalah jenis firewall yang diciptakan untuk memberikan tingkat perlindungan yang lebih baik dibandingkan dengan firewall tradisional. Berbeda dari pendekatan tradisional yang hanya melakukan filtering traffic berdasarkan alamat IP dan Port, NGFW mampu memeriksa konten data, aplikasi dan bahkan mengindentifikasi serta mengendalikan aplikasi tertentu. NGFW dapat mendeteksi dan mencegah ancaman keamanan yang lebih canggih melalui kemampuan yang dimiliki nya, seperti serangan malware, exploit dan ancaman berbasis aplikasi. Selain itu, mereka juga dilengkapi oleh fitur tambahan seperti access control berdasarkan penggunaan atau peran, inspeksi SSL/ TLS, dan integrasi dengan solusi keamanan lainnya yang membuat keamanan lebih lengkap. Fitur Next Gen Firewall dalam menghadapi serangan siber NGFW bekerja dengan menggunakan sejumlah fitur keamanan yang akan melindungi jaringan dari ancaman siber yang kompleks . berikut beberapa fitur-fitur NGFW : Pencegahan Intrusi dan Penyerangan WAF ( Web Application Firewall ) : Melindungi webserver dari serangan injeksi SQL, cross-sire scripting, dan lainnya. Anti botnet : mencegah Anti Botnet IPS ( Intrusion Prevention System ) : mencegah serangan yang diketahui zero day berdasarkan signature dan perilaku analisis. Kontrol Aplikasi dan konten Web Filtering : dapat mencegah mengakses ke situs berbahaya atau tidak secara produktif DLP ( Data Loss Prevention ) : Mencegah data sensitif Bocor dari akses jaringan Application control : membatasi aplikasi apa saja yang digunakan, untuk mencegah kebocoran data Visibilitas dan Analitik Jaringan Pelaporan dan logging terperinci : membantu mengidentifikasi tren dan tindakan forensic untuk keamanan Flow Based Visibility : gambaran tentang keseluruhan jaringan dan mendeteksi ancaman Fitur Tambahan IPsec VPN : memberikan koneksi VPN ke situs -situs aman High Availability : Memaksimalkan uptime dengan failover dan clustering perangkat SSL VPN : menyediakan akses VPN yang aman dan terenkripsi Apa yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Solusi NGFW ? Dalam memilih Next Gen Firewall yang tepat adalah langkah penting dalam memastikan keamanan jaringan perusahaan anda. Berbagai faktor perlu dipertimbangkan untuk memilih NGFW yang sesuai dengan kebutuhan anda. Salah satu faktor yang harus dipertimbangkan adalah kemampuan NGFW yang mampu mencegah serangan dan mencegah serangan siber, serta dilengkapi dengan kemampuan lanjutan untuk mendeteksi dan merespon cepat terhadap serangan yang lebih kompleks. Selain itu, visibilitas jaringan juga menjadi faktor untuk pemilihan NGFW. Kemampuan untuk melihat aktivitas jaringan secara menyeluruh memungkinkan identifikasi dan penanganan siber dengan lebih efektif. NGWF anda harus menyediakan visibilitas yang detail tentang jaringan, dan ancaman yang potensial. Opsi Manajemen yang fleksibel juga menjadi bahan pertimbangan. Setiap organisasi memiliki kebutuhan managemen dan penyebaran yang unik, pilihlah NGFW yang menyediakan opsi manajemen yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, baik itu manajemen terpusat ataupun yang memiki cabang. Pastikan NGFW juga diterapkan baik secara local ataupun cloud. Terakhir, waktu deteksi ancaman yang cepat dan kemampuan untuk integrasi dengan infrastruktur keamanan yang lebih luas. NGFW mampu mendeteksi ancaman dalam hitungan detik dan dapat terintegrasi dengan solusi lainnya. Pertimbangkan beberapa faktor-faktor dengan cermat, NGFW Palo Alto menjadi solusi untuk meningkatkan keamanan jaringan bisnis anda. Fitur canggih dan kemampuan keamanan yang unggul. Solusi NGFW Palo Alto menawarkan perlindungan yang kuat terhadap ancaman yang terus berkembang . Palo Alto Next Generation Firewall : Solusi Yang Baik Untuk Melindungi Data Penting Dari Ancaman Siber Palo alto Next Gen Firewall adalah solusi keamanan jaringan yang canggih dan sangat efektif yang dirancang untuk berbagai ancaman siber yang terus berkembang. Sebagai salah satu pemimpin dipasar keamanan informasi, NGFW dari palo alto menawarkan berbagai fitur yang dapat memberikan perlindungan yang kuat terhadap keamanan siber yang kompleks. Teknologi seperti Application Visibility and control ( App – ID ), threat Prevention with threat intelligence cloud, dan advanced threat protection ( Wildfire ), palo alto NGFW mampu mendeteksi dan mencegah serangan lebih cepat. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengurangi resiko terhadap serangan siber. Selain itu, fitur NGFW mampu melakukan URL Filtering and Content Inspection, advanced Threat Protection ( Wildfire ), dan centralized management and automation ( panorama ) memberikan visibilitas yang komprehensif, perlindungan terhadap ancaman, dan kemudahan dalam mengelola keamanan jaringan. Keuntungan Menggunakan Palo Alto Next Generation Firewall Bagi Bisnis Ada beberapa keuntungan yang dimiliki palo alto next generation firewall yang membuat nya menjadi unggulan dalam perlindungan jaringan : Managemen Mudah NGFW palo alto memiliki fitur Centralized management yang memungkinkan pengelolaan jaringan menjadi lebih efisien. Dengan menggunakan platform panorama, administrator dapat mengelola dan mengkonfigurasi beberapa NGFW dari satu lokasi, menghemat waktu dan resources. Visibilitas dan Kontrol Lebih Baik NGFW dari palo alto network memberikan visibilitas yang komprehensif tentang traffic jaringan, pengguna dan aplikasi. Ini memungkinkan untuk memberikan keamanan yang lebih ketat. Perlindungan Yang Canggih Palo alto NGFW menawarkan perlindungan yang canggih terhadap berbagai keamanan siber, termasuk serangan zero day. Dengan fitur-fitur yang mampu memberikan perlindungan lebih terhadap ancaman siber. Integrasi Dengan Ekosistem Keamanan Yang Luas NGFW dapat dengan mudah diintegrasikan dengan solusi keamanan lainnya dan ekosistem keamanan yang lebih luas. Ini memungkinkan organisasi untuk membangun infrastruktur keamanan yang terintegrasi, sehingga dapat meningkatkan kemampuan deteksi dan respons terhadap ancaman siber. Dengan keunggulan berikut, palo alto NGFW menjadi solusi yang sangat efektif untuk melindungi jaringan perusahaan dari ancaman siber yang terus berkembang. Dapatkan Solusi NGFW Palo Alto Hanya di Qfirewall Dengan didukung Team IT yang berkompeten dan bersertifikat untuk membantu perusahaan untuk melewati setiap proses implementasi mulai dari konsultasi, deployment hingga dukungan after sales. Konsultasikan pemasangan NGFW bersama qfirewall di qfirewall@ilogo.co.id
Tag: NGFW
Bantu Atasi Serangan Siber, Fortinet Buka Kantor Baru di Indonesia
Bangunan baru yang lebih besar dengan ruang khusus untuk menampilkan inovasi keamanan siber dan mendukung pengembangan talenta lebih lanjut JAKARTA, Indonesia, 21 Desember 2022 /PRNewswire/ — Peerapong Jongvibool, Vice President, Southeast Asia & Hong Kong, Fortinet “Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di wilayahnya. Dengan meningkatnya digitalisasi, Indonesia akan menghadapi risiko siber. Karena itu, Indonesia dan industrinya perlu melindungi diri dengan arsitektur keamanan yang tepat, baik untuk infrastruktur IT (Information Technology) dan OT (Operational Technology), dan mempersiapkan diri menghadapi dunia digital. Dengan investasi dan ekspansi ini, Fortinet berharap dapat membangun momentum pertumbuhan di negara ini dan membantu pelanggan kami berakselerasi secara aman menyambut visi digitalisasi Indonesia. Fortinet Bangun Kantor Baru di Indonesia Fortinet®, pemimpin global dalam solusi keamanan siber (cybersecurity) luas, terintegrasi, dan otomatis, hari ini mengumumkan peningkatan investasi dan ekspansi kehadiran Fortinet di Indonesia. Ruang kantor yang dirancang ulang akan membantu Fortinet menumbuhkan tim lokalnya agar bisa lebih lanjut menangani peningkatan kebutuhan terhadap solusi keamanan siber terkemuka di industri pada sektor publik, manufaktur, telekomunikasi, layanan keuangan, dan pasar perusahaan di Indonesia. Kantor baru Fortinet di Jakarta akan menghadirkan pusat pengarahan pelanggan (Customer Briefing Centre/CBC) dan pusat pengarahan eksekutif (Executive Briefing Center/EBC), yang akan menampilkan inovasi keamanan siber dan jaringan terkini dari Fortinet, termasuk FortiGate Next-Generation Firewall (NGFW), Secure SD-WAN, Universal ZTNA, dan perangkat FortiGuard AI-powered Security Services. Melalui CBC and EBC, Fortinet dan mitranya dapat mendemonstrasikan dengan lebih baik cara Fortinet berperan sebagai motor penggerak evolusi keamanan siber serta konvergensi antara jaringan dan keamanan. Ruang kantor yang lebih luas di Jl. MH. Thamrin, Jakarta, ini akan membantu Fortinet mengakomodasi pertumbuhan tenaga kerjanya. Selain itu, bangunan baru ini juga akan memiliki ruang pelatihan khusus yang berfokus meningkatkan keahlian dan melatih karyawan, mitra, dan calon talenta keamanan siber, sehingga membantu mengatasi kesenjangan keahlian siber di industri. Sebagai hasilnya, mitra Fortinet akan memiliki akses ke lebih banyak pelatihan langsung melalui lokakarya teknis seperti Fast Track dan CyberRange. Ini merupakan bagian dari komitmen berkesinambungan Fortinet dalam menjembatani kesenjangan keahlian keamanan siber di Indonesia menghadapi lanskap ancaman siber (cyber threat) yang terus berevolusi. Komitmen Kemitraan Jangka Panjang Di acara pembukaan kantor baru Fortinet, Edwin Lim, Country Director Fortinet Indonesia, mengungkapkan, “Investasi dan ekspansi kami di Indonesia menjadi bukti komitmen kami dalam menjalin kemitraan jangka panjang dengan pelanggan kami dan Pemerintah Indonesia. Seiring akselerasi digitalisasi di Indonesia, semua jenis ancaman siber menjadi makin jamak. Dari Cybercrime-as-a-Service (CaaS) hingga serangan ransomware berdampak luas yang mengincar semua jenis perusahaan, volume dan variasi ancaman siber akan terus menyebabkan perusahaan selalu waspada. Ekspansi kehadiran kami di Indonesia akan lebih lanjut membantu upaya kami mendukung pelanggan untuk mengatasi kebutuhan keamanan siber mereka di masa kini maupun masa depan.” Indonesia adalah salah satu pasar utama Fortinet di Asia. Dengan investasi ini, Fortinet berharap dapat mempercepat momentum pertumbuhannya di negara ini, sekaligus makin berselaras dengan regulasi dan kepatuhan keamanan nasional Indonesia. Sebagai bagian upaya tersebut, Fortinet sudah bekerja sama dengan badan nasional untuk membantu organisasi lokal dalam memastikan lanskap IT (Information Technology) yang aman dan taat regulasi. Pada bulan Mei tahun ini, Fortinet bekerja sama dengan badan regulasi untuk menyelenggarakan Simposium Teknologi Operasional 2022, di mana kedua belah pihak membahas kebutuhan terhadap peningkatan kesadaran keamanan informasi di kalangan pemangku kepentingan sektor industri. Fortinet juga telah berkolaborasi dengan pelaku industri di sektor minuman, tembakau, dan kudapan di Jawa Barat dan Jawa Timur untuk menyediakan solusi keamanan jaringan dan awan, seiring upaya digitalisasi ekonomi negara sesuai peta jalan menuju Indonesia 4.0. Tentang Fortinet Fortinet menciptakan dunia digital yang selalu dapat dipercaya melalui misinya untuk melindungi masyarakat, perangkat, dan data di mana pun berada. Inilah alasan perusahaan-perusahaan besar, para penyedia layanan, serta organisasi pemerintah di seluruh dunia memilih Fortinet untuk mempercepat perjalanan digital mereka secara aman. Platform Fortinet Security Fabric memberikan perlindungan yang luas, terintegrasi, dan otomatis terhadap seluruh serangan digital yang muncul, mengamankan perangkat, data, aplikasi, dan koneksi penting, mulai dari pusat data, cloud, hingga ruang kerja di rumah. Menempati peringkat #1 sebagai peranti keamanan dengan distribusi terluas di seluruh dunia, lebih dari 615,000 pelanggan memercayakan keamanan kegiatan bisnisnya kepada Fortinet. NSE Training Institute, yang merupakan inisiatif Training Advancement Agenda (TAA) milik Fortinet, menyediakan salah satu program pelatihan terbesar dan terluas di industri ini agar semua orang memperoleh kesempatan untuk mengikuti pelatihan siber dan berpeluang meniti karir baru. Pelajari lebih lanjut di https://www.fortinet.com, Fortinet Blog, dan FortiGuard Labs.
Keuntungan dari Next-Generation Firewall (NGFW)
Network Managers dan tim keamanan menghadapi tantangan bermata dua: jaringan tumbuh jauh lebih kompleks dan berkembang melintasi berbagai batas (seperti vektor ancaman) menjadi semakin sulit untuk dideteksi dan ancaman tumbuh lebih canggih. Next-Generation Firewall (NGFW) menawarkan solusi. Menurut ulasan Cisco ASA dan ulasan Cisco Firepower NGFW di IT Central Station, mereka memungkinkan visibilitas yang lebih besar ke dalam jaringan dan aplikasi sambil meningkatkan mitigasi ancaman. Simak ulasan keuntungan NGFW dalam artikel ini. Visibilitas ke Traffic dan Lapisan Aplikasi “Sebelum Firepower, kami tidak memiliki visibilitas tentang serangan apa yang terjadi atau apa yang terjadi dari dalam ke luar atau dari luar ke dalam,” jelas Ali A., Manajer Teknis yang menggunakan Cisco Firepower NGFW di penyedia layanan komunikasi dengan lebih dari 1.000 karyawan. Dia menambahkan, “Setelah Firepower dan pelaporan yang dihasilkan Firepower, saya dapat melihat apa yang terjadi: pengguna mana yang mengunjungi situs web jahat, atau pengguna mana yang mengunggah atau mengunduh kode berbahaya, dan apa nama kodenya dan dari negara mana. Ini sangat berguna dan membantu saya untuk mendeteksi apa yang sedang terjadi. Itu memungkinkan saya untuk memecahkan masalah apa pun.” Burak Y., Administrator Sistem TI yang menggunakan Cisco ASA di sebuah perusahaan transportasi, berurusan dengan lanskap TI dinamis yang menurut pandangannya, membutuhkan, “Kebijakan keamanan, kontrol, dan visibilitas menjadi lebih baik dari sebelumnya.” Mohammad R., Petugas Keamanan di sebuah lembaga pemerintah, memuji ASA karena “memberi kami visibilitas ke potensi wabah serta pengguna jahat yang mencoba mengakses situs.” Iz, Asisten Manajer (Infrastruktur) yang menggunakan Cisco Firepower di bisnis kecil, berkomentar, “Ini telah meningkatkan postur keamanan dan visibilitas lalu lintas kami.” Visibilitas ke dalam aplikasi merupakan kebutuhan kritis bagi network manager dan keamanan. Aplikasi sering menjadi target pelaku jahat karena mereka menyajikan cara yang efektif untuk mendapatkan akses tidak sah ke data. Peretas juga suka mengganggu organisasi dengan melumpuhkan aplikasi mereka. Untuk mencegah potensi ini, Cisco NGFW harus “mendukung visibilitas aplikasi,” kata Ilmuwan Data Senior yang menggunakan Firepower di perusahaan layanan teknologi. Dia memuji Firepower karena dapat mendukung “visibilitas dan kontrol aplikasi.” Selain itu, Keuntungan NGFW lainnya menurut Eduardo V., Spesialis Infrastruktur TI yang menggunakan Cisco Firepower di sebuah perusahaan transportasi, lebih lanjut menjawab kebutuhan ini dengan mengatakan, “Ini memberi kami visibilitas dan kontrol aplikasi. Kami dapat melihat, di dasbor, semua aplikasi yang paling sering digunakan dan yang berada di bawah semacam risiko atau kerentanan.” Ini penting karena, “Ini sangat membantu ketika kita perlu memeriksa beberapa situasi atau masalah yang mungkin terkait dengan serangan atau pelanggaran apa pun. Kita bisa melihat bahwa ada satu atau dua atau tiga aplikasi yang menjadi aplikasi yang paling banyak dikonsumsi. Kami dapat menggunakan informasi ini untuk menganalisis apakah ada penyimpangan atau apakah itu sesuatu yang perlu kami pertimbangkan sebagai perilaku normal dan meningkatkan bandwidth di situs.” Manajemen Kebijakan Anggota IT Central Station menjelaskan pentingnya manajemen kebijakan dalam pemilihan dan penggunaan NGFW. Dalam hal ini, menurut David S., pemilik perusahaan teknologi kecil, “Cisco memiliki granularitas aplikasi yang lebih baik, sarana pembuatan kebijakan yang lebih fleksibel, dan kontrol yang lebih mudah digunakan serta laporan yang lebih kuat daripada pendahulunya.” Tony P., Eksekutif Pengembangan Bisnis yang menggunakan Cisco ASA, lebih lanjut mencatat, “Firewall dan sisi kebijakan mudah digunakan.” Administrator Jaringan & Keamanan di perusahaan jasa keuangan menggunakan Cisco ASA untuk menegakkan kebijakan keamanan. Untuk Joel S., Insinyur Jaringan Senior yang menggunakan Cisco ASA di pengecer dengan lebih dari 1.000 karyawan, “Peraturan kebijakan adalah kuncinya. Sebagian besar dari apa yang saya lakukan adalah membuat aturan dan bekerja dengan pelanggan untuk memastikan bahwa segala sesuatunya masuk dan keluar dari lingkungan. Eduardo V. berbagi, “Ini bukan hanya visibilitas hal-hal, tetapi pengelolaan perilaku aplikasi sangat penting. Jika saya melihat bahwa, misalnya, Facebook menghabiskan terlalu banyak bandwidth, saya dapat membuat kebijakan di konsol di sini dan menyebarkannya ke kantor jarak jauh kami. Jadi fitur visibilitas aplikasi adalah salah satu bagian penting dari solusi.” Keuntungan NGFW Lainnya: Deteksi dan Mitigasi Ancaman Security Manager mengandalkan NGFW untuk menjadi garis pertahanan pertama mereka terhadap ancaman yang masuk dan pemusnahan data yang berbahaya. Seperti yang dicatat oleh Paul C., Arsitek Keamanan yang menggunakan Cisco Firepower di penyedia layanan komunikasi dengan lebih dari 10.000 karyawan, “Kemampuan FTD untuk memberikan visibilitas terhadap ancaman sangat baik, jika lalu lintas lancar.” Dia menambahkan, “Anda dapat menghentikan ancaman baru dengan sangat cepat karena Anda dapat menyebarkan intelijen ancaman ke semua IPS Anda dalam waktu kurang dari dua jam. Cisco bekerja sama dengan Talos dan apa pun yang ditemukan Talos disediakan dalam intelijen ancaman FTD jika Anda memiliki lisensinya.” Sampai saat ini, Manajer Pre Sales Regional di sebuah perusahaan layanan teknologi senang bahwa Cisco ASA “membantu kami mengidentifikasi ancaman utama yang terus-menerus sehingga kami dapat menetapkan kebijakan yang sesuai.” Seorang Manajer TI yang menggunakan Cisco ASA dengan FirePOWER di sebuah perusahaan konstruksi berbicara tentang masalah ini juga, mengatakan bahwa dia menghargainya untuk perlindungan intrusi. Dia berkata, “Kami dapat menentukan kapan kami diserang. Kami membutuhkan cara untuk memantau perlindungan ancaman dan tidak menyebabkan latensi. Produk ini memiliki kemampuan untuk menjadi konsumen dari intelijen ancaman, dan menjadi kontributor yang menunjukkan kedewasaan dalam postur perlindungan ancaman.” Itulah keuntungan NGFW yang dapat Anda ketahui. Anda membutuhkan NGFW? Silakan langsung hubungi sales kami di sini. Tim kami akan membantu menemukan produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Source
Perbedaan NGFW dengan Firewall biasa
Sejak pandemi melanda dunia dan mengubah cara hidup manusia, keamanan dalam jaringan menjadi satu kebutuhan yang penting. Saat ini kita dapat menemukan firewall biasa dan NGFW. Sebelum kita masuk ke penjelasan lebih jauh, ada baiknya kita mengenal apa itu firewall. Firewall adalah perangkat keamanan berbentuk software atau hardware yang dapat membantu melindungi jaringan Anda dengan memfilter lalu lintas dan memblokir akses dari luar jaringan untuk mencegah masuknya akses tidak sah ke data atau informasi di komputer Anda. Firewall Tradisional VS NGFW Sebelum adanya Next Generation Firewall, terdapat firewall tradisional. Firewall tradisional menyediakan inspeksi stateful lalu lintas jaringan yang berfungsi untuk membuka atau memblokir lalu lintas berdasarkan status, port, dan protokol, serta memfilter lalu lintas berdasarkan aturan yang ditentukan oleh administrator. Lalu, apa bedanya dengan Next Generation Firewall? Selain memiliki fungsi yang sama dengan firewall tradisional, seperti namanya, NGFW adalah versi yang lebih maju dari firewall tradisional, dan mereka menawarkan manfaat yang sama. Seperti firewall biasa, NGFW menggunakan pemfilteran paket statis dan dinamis serta dukungan VPN untuk memastikan bahwa semua koneksi antara jaringan, internet, dan firewall valid dan aman. Kedua jenis firewall juga harus dapat menerjemahkan alamat jaringan dan port untuk memetakan IP. Namun, jika merujuk Gartner, kemampuan Next Generation Firewall juga harus mencakup: 1. Kemampuan firewall standar seperti inspeksi stateful 2. Integrated intrusion prevention 3. Kesadaran dan kontrol aplikasi untuk melihat dan memblokir aplikasi berisiko 4. Threat intelligence sources 5. Tingkatkan jalur untuk menyertakan umpan informasi di masa mendatang 6. Teknik untuk mengatasi ancaman keamanan yang terus berkembang Apa Manfaat Utama dari Next Generation Firewall? Manfaat utama dari NGFW adalah kemampuan untuk mengaktifkan penggunaan aplikasi internet yang membuat pengguna menjadi lebih produktif sambil membloking aplikasi yang tidak terlalu diinginkan. NGFW mencapai tahap ini menggunakan deep packet inspection untuk mengindentifikasi dan mengontrol aplikasi terlepas dari port IP yang digunakan. Kebijakan keamanan tipikal firewall jaringan yang disebarkan di sekeliling organisasi memblokir koneksi masuk dan mengizinkan koneksi keluar. Beberapa pembatasan mungkin diterapkan, namun lalu lintas web keluar umumnya diperbolehkan. Aplikasi telah belajar menggunakan port terbuka yang tersedia seperti port Web 80 ke Internet untuk memberi pengalaman pengguna yang mulus. NGFW memberi lebih banyak visibilitas ke aplikasi apa yang digunakan karyawan dan kontrol atas penggunaan aplikasi mereka. Bagaimana Next Generation Firewall mengimplementasikan Kontrol Pengguna? Minimal, aturan kebijakan keamanan firewall jaringan mengatakan koneksi dari sumber ini ke tujuan ini diizinkan atau ditolak. Sumber dan tujuan secara tradisional didefinisikan sebagai alamat IP yang ditetapkan ke laptop atau alamat jaringan yang lebih besar yang mencakup banyak pengguna dan server. Definisi kebijakan alamat statis ini sulit dibaca manusia, tetapi juga tidak berfungsi dengan baik untuk menetapkan kebijakan keamanan bagi pengguna yang memiliki alamat IP berbeda saat mereka menjelajah di seluruh perusahaan dan saat bekerja di luar lokasi. Vendor Next Generation Firewall memecahkan masalah ini dengan mengintegrasikan dengan direktori pengguna pihak ketiga seperti Microsoft Active Directory. Kebijakan dinamis berbasis identitas memberikan visibilitas granular dan kontrol pengguna, grup, dan mesin serta lebih mudah dikelola daripada kebijakan statis berbasis IP. Dalam satu, administrator konsol terpadu mendefinisikan objek satu kali. Saat firewall jaringan melihat koneksi untuk pertama kalinya, IP dipetakan ke pengguna dan grup dengan menanyakan direktori pengguna pihak ketiga. Pemetaan pengguna ke IP yang dinamis ini membebaskan administrator dari terus memperbarui kebijakan keamanan. Demikian penjelasan dari perbedaan NGFW dan firewall tradisional. Jika Anda memiliki kebutuhan firewall silakan hubungi qfirewall.id. Sumber
Bagaimana Tim SecOps Dapat Memerangi Ancaman dengan Fortinet Security Fabric
Ransomware adalah masalah bagi tim security operations (SecOps) di mana saja. Mereka menghadapi peningkatan volume, kecepatan, dan kecanggihan ancaman. Menurut laporan Lanskap Ancaman Global terbaru dari FortiGuard Labs, ransomware telah meningkat lebih dari sepuluh kali lipat dalam setahun terakhir. Banyak tim SecOps sudah lelah menghadapi jumlah peringatan yang sangat banyak, tetapi serangan tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Penjahat dunia maya fokus dan tanpa henti, menargetkan perusahaan di setiap industri dan pasar termasuk segmen operational technology (OT). Dan itu bukan hanya peningkatan jumlah serangan. Tingkat keparahan dampak serangan seperti EKANS, DearCry, dan Darkside terhadap organisasi juga meningkat. Ancaman bisa datang dari banyak vektor. Tiga cara teratas ransomware bisa masuk ke jaringan adalah: Kredensial yang dicuri: Memperoleh kredensial di web gelap dan menggunakan protokol desktop jarak jauh untuk akses Email: Memanfaatkan phishing dan rekayasa sosial untuk memikat pengguna agar mengikuti tautan atau menjalankan kode yang memungkinkan masuk Kerentanan: Menggunakan lubang keamanan yang sering tidak diketahui sebelumnya dan kerentanan zero-day untuk mendapatkan akses yang tidak sah. Jaringan menjadi lebih rumit dan dinamis dari sebelumnya dan orang-orang tidak akan berhenti menggunakan layanan seperti email. Untuk tim operasi keamanan yang terlalu banyak bekerja dan kewalahan, kunci untuk memerangi ransomware adalah mengatasi masalah di berbagai bidang dan memanfaatkan alat yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) daripada mengandalkan alat tradisional dan manual. Beberapa teknologi Fortinet yang merupakan bagian dari Fortinet Security Fabric memberikan perlindungan, deteksi, dan pemblokiran yang komprehensif terhadap ransomware dan ancaman tingkat lanjut lainnya, termasuk sandboxing, analis keamanan virtual, dan solusi endpoint detection and response (EDR). Sandboxing – Memerangi Ancaman dengan Struktur Keamanan Fortinet Peningkatan kecanggihan ransomware telah menyebabkan lebih banyak eksploitasi seperti spoofing patch yang sah sehingga membuat malware tampak berasal dari sumber tepercaya. Ancaman “zero-day” ini tidak mungkin dideteksi oleh alat antivirus karena solusi pencegahan tersebut hanya bekerja melawan tanda tangan malware yang diketahui. Salah satu cara untuk menangani eksploitasi yang tidak diketahui adalah dengan menggunakan kotak pasir, yang menganalisis perilaku objek. Jika menemukan sesuatu yang meragukan, objek tersebut dikurung dalam lingkungan virtual yang terisolasi untuk analisis dan validasi lebih lanjut. Baru-baru ini, Colonial Pipeline diserang oleh ransomware Darkside dan berhasil mengganggu distribusi gas di Pantai Timur, yang menyebabkan kelangkaan yang berdampak pada kualitas hidup. FortiSandbox bekerja bersama dengan kontrol keamanan yang ada mencegat ransomware dan membongkarnya untuk analisis lebih lanjut. Ketika datang ke ancaman Darkside misalnya, sandboxing memungkinkan organisasi untuk mengungkap perilaku seperti meluncurkan dan menghapus file sistem, dan menghubungkan ke situs web berbahaya, menggarisbawahi kemampuan sandboxing untuk mencegah ancaman dari penyusupan. Rincian lebih lanjut tersedia dalam laporan FortiSandbox dari peringatan wabah FortiGuard Labs Darkside. Fortinet baru-baru ini merilis FortiSandbox generasi ketiga, yang dirancang untuk mengungkap teknik ransomware zero-day dan canggih sebelumnya menggunakan kombinasi pembelajaran mesin dan model AI pembelajaran mendalam. Ini meningkatkan efektivitas keamanan secara keseluruhan hingga 25% dibandingkan deteksi sandbox tradisional dan dapat diintegrasikan dengan infrastruktur keamanan yang ada, baik di tempat atau di cloud. FortiSandbox memungkinkan perlindungan otomatis di lingkungan TI dan OT. Analis Keamanan Virtual Untuk organisasi yang memiliki staf keamanan terbatas dan harus menyelidiki peringatan dalam jumlah besar, analis keamanan virtual dapat membantu penyelidikan dan tugas terkait. Analis Keamanan Virtual FortiAI menggunakan model pembelajaran mendalam yang canggih yang dikenal sebagai jaringan saraf dalam untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan malware file dan tanpa file dengan deteksi sub-detik. Jaringan saraf dalam secara ilmiah menganalisis jutaan karakteristik malware untuk secara akurat menentukan jenis ancaman seperti malware atau ransomware seperti DearCry, yang dilaporkan dalam peringatan wabah ini dari FortiGuard Labs. FortiAI digunakan untuk menyelidiki ancaman secara proaktif, sedangkan FortiSandbox menyediakan analisis kotak pasir dan alat untuk penyelidikan lebih lanjut. Rilis terbaru FortiAI terintegrasi dengan FortiGates untuk memblokir ancaman inline dan real-time, yang secara efektif mengganggu sumber serangan (pasien nol) dalam jaringan. FortiAI juga memberikan perlindungan sub-detik aplikasi web menggunakan FortiWeb atau keamanan pihak ketiga baik melalui API atau ICAP. Itu juga dapat memberikan pemicu sub-detik ke buku pedoman menggunakan FortiSOAR dan mendukung upaya investigasi ancaman yang lebih besar yang diberikan oleh FortiSIEM dan lainnya menggunakan syslog. FortiAI terintegrasi dengan FortiSandbox, yang meningkatkan deteksi dengan menggabungkan semua teknologi ini bersama-sama. Memanfaatkan Bagian dari Fortinet Security Fabric Melalui Deteksi dan Respons endpoint AI juga dibangun ke dalam solusi perlindungan endpoint Fortinet. FortiEDR adalah bagian dari Fortinet Security Fabric dan tidak seperti perlindungan endpoint tradisional yang memblokir ancaman pra-eksekusi berdasarkan tanda tangan yang diketahui, model pembelajaran mesin di FortiEDR digunakan untuk memantau perilaku sistem sebelum dan sesudah eksekusi untuk mendeteksi dan meredakan bahkan serangan canggih di waktu sebenarnya. Teknologi deteksi di FortiEDR dapat diterapkan dari tahap pengintaian awal aktivitas kejahatan dunia maya melalui pengiriman, eksploitasi, pemasangan, dan pengiriman tujuan. FortiEDR memberikan visibilitas dan kontrol komunikasi untuk mengidentifikasi aplikasi yang rentan dan melindunginya dari eksploitasi. Kemampuan berbasis pembelajaran mesinnya memblokir bahkan malware yang sebelumnya tidak dikenal. Misalnya dalam Laporan Penelitian Ancaman baru-baru ini tentang serangan Kaseya Ransomware, FortiGuard Labs melaporkan bahwa FortiEDR mendeteksi dan memblokir peristiwa pemuatan samping DLL saat ransomware mengeksekusi aplikasi yang valid, saat memuat muatan berbahaya. Akibatnya, pelanggan Fortinet tidak dapat melihat indikator penyusupan terkait karena malware dicegah untuk berjalan. Jika ransomware mendapatkan pijakan, FortiEDR dapat mengembalikan perubahan, seperti perubahan pada registri. Kemampuannya untuk membuat roll-back presisi untuk memulihkan endpoint berarti Anda tidak perlu menggambar ulang seluruh endpoint . Kemampuan untuk melakukan roll-back ke kondisi yang baik mencegah kehilangan data dan penundaan yang terkait dengan pencitraan ulang. Gunakan Kekuatan AI di Fortinet Security Fabric untuk Bekerja Ancaman datang dari segala arah, tetapi menerapkan AI di pusat operasi keamanan Anda dapat membantu mengelola banjir. AI yang dibangun ke dalam teknologi Fortinet dapat membantu mengatasi berbagai vektor ancaman, dan karena mereka adalah bagian dari Fortinet Security Fabric yang terintegrasi, mereka semua berbagi intelijen ancaman untuk memfasilitasi respons terhadap malware canggih termasuk ransomware dan serangan zero-day. Didukung oleh FortiOS, Fortinet Security Fabric adalah platform keamanan siber yang dirancang untuk menyederhanakan pengelolaan arsitektur keamanan Anda dengan manajemen konsol tunggal, analitik, dan otomatisasi alur kerja. Kemampuan ini juga didukung oleh sejumlah integrasi berbasis API dengan Fortinet Fabric-Ready Partners. Selain itu, tim peneliti di FortiGuard Labs terus mengembangkan AI baru untuk memproses dan menganalisis data ancaman global yang…