Skip to content
  • Jakarta - Indonesia
  • sales@qfirewall.id
  • 021-53660861
  • Jakarta - Indonesia
  • Beranda
  • Produk
    • Firewall Fortinet
    • Firewall Cisco
    • Firewall Checkpoint
    • Firewall Forcepoint
    • Firewall Juniper
    • Firewall Palo Alto
    • Firewall Sophos
    • Firewall Sonicwall
  • Jasa
    • Jasa Instalasi Firewall
    • SOC 24×7
    • Apps Security 24×7
  • Youtube Channel
  • Tentang Kami
  • Blog
  • Hubungi Kami
placeholder-661-1-1.png
  • Beranda
  • Produk
    • Firewall Fortinet
    • Firewall Cisco
    • Firewall Checkpoint
    • Firewall Forcepoint
    • Firewall Juniper
    • Firewall Palo Alto
    • Firewall Sophos
    • Firewall Sonicwall
  • Jasa
    • Jasa Instalasi Firewall
    • SOC 24×7
    • Apps Security 24×7
  • Youtube Channel
  • Tentang Kami
  • Blog
  • Hubungi Kami
qstorage.png

Tag: qFirewall

July 7, 2026July 7, 2026

Check Point Bergabung dengan OpenAI: Masa Depan Cyber Security

Revolusi Keamanan Siber di Era Kecerdasan Buatan Check Point Bergabung dengan OpenAI melalui program bergengsi Trusted Access for Cyber dan Daybreak Initiative. Langkah strategis ini menandai babak baru dalam industri keamanan siber global. Dengan akses langsung ke model AI terbaru, Check Point memperkuat fondasi pertahanannya terhadap ancaman siber yang semakin canggih. Dunia digital saat ini menghadapi tantangan yang sangat dinamis. Pelaku kejahatan siber kini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk merancang serangan yang lebih cerdas. Oleh karena itu, kolaborasi ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak akan sistem pertahanan yang proaktif. Mengapa Kolaborasi Ini Sangat Penting? Lanskap ancaman siber telah berubah secara drastis dalam beberapa tahun terakhir. Kini, para peretas menggunakan AI untuk menemukan celah keamanan dengan cepat. Mereka juga mampu membuat serangan phishing yang tampak sangat meyakinkan bagi pengguna biasa. Selain itu, otomatisasi serangan kini menjadi ancaman nyata yang sulit dideteksi oleh sistem keamanan tradisional. Oleh karena itu, tim keamanan perusahaan harus memiliki kemampuan AI yang setara atau bahkan lebih kuat. Tanpa teknologi AI yang canggih, organisasi akan tertinggal jauh di belakang para penyerang. Pemanfaatan Teknologi GPT-5.5 untuk Pertahanan Sebagai bagian dari program Trusted Access for Cyber, Check Point mendapatkan akses eksklusif ke model GPT-5.5. Teknologi ini memungkinkan tim keamanan untuk melakukan serangkaian aktivitas defensif yang lebih efektif. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari integrasi tersebut: Analisis Ancaman Cepat: Mengolah data ancaman dalam hitungan detik untuk respons yang lebih akurat. Investigasi Insiden: Mempercepat proses forensik siber guna mengidentifikasi akar penyebab serangan. Deteksi Kerentanan: Mengidentifikasi kelemahan sistem sebelum dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Otomatisasi Respons: Menjalankan protokol pertahanan secara otomatis saat mendeteksi aktivitas mencurigakan. Inovasi AI Security: Memperkuat pengembangan fitur keamanan berbasis AI milik Check Point sendiri. Strategi Keamanan AI Enterprise Langkah ini merupakan perwujudan nyata dari strategi Check Point dalam mengamankan ekosistem AI enterprise. Perusahaan terus berupaya menciptakan standar keamanan baru untuk melindungi infrastruktur masa depan. Beberapa inisiatif besar yang telah mereka luncurkan meliputi: Pertama, adanya AI Defense Plane yang berfungsi melindungi lingkungan AI perusahaan secara komprehensif. Kedua, AI Factory Security Blueprint yang dirancang untuk mengamankan seluruh infrastruktur AI, mulai dari server GPU hingga aplikasi LLM yang kompleks. Selanjutnya, integrasi keamanan AI dengan Google Cloud Gemini Enterprise Agent Platform menjadi bukti nyata komitmen mereka. Semua langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa operasional perusahaan tetap aman meskipun menggunakan teknologi AI terbaru. Visi Masa Depan di Era Digital CEO Check Point, Nadav Zafrir, menyatakan bahwa AI telah mengubah cara organisasi beroperasi saat ini. Namun, perubahan ini juga menciptakan permukaan serangan baru yang sebelumnya tidak pernah ada. Hal ini menuntut pendekatan pertahanan yang lebih adaptif dan cerdas. Kolaborasi dengan OpenAI akan membantu Check Point membangun teknologi pertahanan yang lebih efektif. Tujuannya tentu untuk melindungi perusahaan dari ancaman generasi berikutnya yang sangat sulit diprediksi. Dengan dukungan tim keamanan OpenAI, Check Point kini berada di garda terdepan inovasi keamanan siber. Kesimpulan dan Solusi Infrastruktur Bergabungnya Check Point ke dalam program OpenAI menunjukkan dedikasi perusahaan dalam memanfaatkan AI untuk kepentingan pertahanan siber. Melalui kemitraan ini, mereka berupaya memperkuat kemampuan deteksi ancaman dan otomatisasi keamanan secara keseluruhan. Infrastruktur IT yang tangguh dan aman adalah kunci utama produktivitas setiap perusahaan. Dalam hal ini, Qfirewall Indonesia, sebagai bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, hadir sebagai mitra terpercaya. Kami menyediakan solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Jangan biarkan sistem keamanan perusahaan Anda tertinggal di tengah ancaman AI yang semakin canggih. Segera hubungi kami untuk mendapatkan konsultasi keamanan yang tepat. Anda juga dapat mengunjungi situs web resmi kami di Qfirewall.ilogoindonesia.id untuk informasi layanan lebih lanjut.

Read More
June 10, 2026June 10, 2026

Fortinet Perluas Seri FortiGate G untuk Mengamankan AI dari Data Center hingga Edge Perusahaan

Fortinet mengumumkan penambahan dua firewall generasi terbaru dalam keluarga FortiGate G Series, yaitu FortiGate 3500G dan FortiGate 400G. Kedua perangkat ini dirancang untuk membantu organisasi menghadapi meningkatnya lalu lintas terenkripsi, beban kerja berbasis AI, dan lingkungan jaringan yang semakin terdistribusi. Menurut Fortinet, perangkat baru ini menggabungkan performa tinggi, perlindungan ancaman tingkat lanjut, dan efisiensi operasional dalam satu platform yang didukung prosesor khusus NP7 dan SP5 serta sistem operasi FortiOS. Menjawab Tantangan Keamanan di Era AI Organisasi saat ini menghadapi pertumbuhan pesat lalu lintas terenkripsi, komunikasi antar aplikasi (east-west traffic), dan ancaman yang memanfaatkan AI. Kondisi tersebut membuat banyak firewall tradisional kesulitan menjaga keseimbangan antara performa dan keamanan. FortiGate G Series hadir untuk menghilangkan kompromi tersebut dengan menyediakan: Performa tinggi berbasis akselerasi ASIC. Intelijen ancaman terintegrasi. Operasional yang konsisten pada lingkungan hybrid. Visibilitas dan kontrol terhadap penggunaan AI. Deteksi Shadow AI dan Perlindungan Data Salah satu kemampuan baru yang diperkenalkan adalah native Shadow AI Detection, yang memungkinkan organisasi mendeteksi penggunaan aplikasi AI yang tidak disetujui secara real-time. Fitur ini membantu perusahaan: Mengidentifikasi penggunaan AI yang tidak terkontrol. Melindungi data sensitif. Mengawasi aliran data AI. Mengendalikan akses ke aplikasi AI generatif. Fortinet juga mengintegrasikan layanan FortiGuard AI-Powered Security Services yang memanfaatkan machine learning dan intelijen ancaman global untuk mendeteksi serta memprioritaskan ancaman secara otomatis. FortiGate 3500G untuk Data Center Modern FortiGate 3500G dirancang khusus untuk kebutuhan data center modern yang menjalankan workload AI berskala besar. Beberapa kemampuan utamanya meliputi: Konektivitas hingga 400GbE. Akselerasi berbasis ASIC generasi terbaru. Perlindungan Zero Trust. Validasi perangkat keras (hardware-level validation). Integritas firmware yang diperkuat. Fortinet menyatakan bahwa perangkat ini memungkinkan organisasi meningkatkan kapasitas infrastruktur tanpa menciptakan bottleneck keamanan maupun performa. FortiGate 400G untuk Edge Enterprise Sementara itu, FortiGate 400G ditujukan untuk lingkungan enterprise edge dan kantor cabang yang membutuhkan keamanan tinggi tanpa mengorbankan performa jaringan. Keunggulannya meliputi: Performa G-Series pada segmen firewall menengah. Dukungan segmentasi jaringan modern. Perlindungan terhadap lalu lintas terenkripsi. Jalur migrasi yang mudah dari perangkat FortiGate sebelumnya. Konsistensi antarmuka dan manajemen di seluruh portofolio Fortinet. Terintegrasi dalam Fortinet Security Fabric Kedua firewall baru ini menjadi bagian dari Fortinet Security Fabric, yang menggabungkan: FortiOS FortiManager FortiAnalyzer FortiGuard Labs Melalui pendekatan platform tunggal ini, organisasi dapat mengurangi kompleksitas operasional, meningkatkan visibilitas keamanan, serta mempercepat deteksi dan respons terhadap ancaman. Kesimpulan Dengan peluncuran FortiGate 3500G dan 400G, Fortinet memperkuat strategi mereka dalam menghadirkan firewall generasi berikutnya yang siap menghadapi kebutuhan AI, data center modern, dan jaringan hybrid. Fokus utama pengembangan ini adalah memberikan keamanan berperforma tinggi, visibilitas terhadap penggunaan AI, serta pengelolaan yang lebih sederhana melalui platform Security Fabric yang terintegrasi. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qfirewall indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qfirewall.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
June 10, 2026June 10, 2026

SonicWall Perluas Platform Gen 8 ke Cloud dengan Firewall Virtual NSv XS Baru

SonicWall mengumumkan ketersediaan Gen 8 NSv XS, firewall virtual berbasis langganan yang dirancang khusus untuk Managed Service Providers (MSP) dan Managed Security Service Providers (MSSP) yang memberikan layanan keamanan terkelola bagi lingkungan kecil dan terdistribusi. Produk ini memungkinkan mitra menghadirkan perlindungan Gen 8 yang sama seperti pada firewall fisik, namun dalam lingkungan virtual dan cloud. Menjawab Kebutuhan Keamanan Cloud yang Terus Meningkat Menurut SonicWall, organisasi saat ini semakin banyak memindahkan aplikasi dan workload ke lingkungan virtual dan cloud. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi firewall yang fleksibel, mudah dikelola, dan memiliki biaya operasional yang lebih rendah dibanding pendekatan tradisional. NSv XS dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut melalui model berlangganan tanpa komitmen jangka panjang atau jumlah minimum lisensi. Fitur Utama NSv XS Firewall virtual baru ini menawarkan: Perlindungan keamanan Gen 8 SonicWall untuk lingkungan virtual. Model langganan yang fleksibel untuk MSP dan MSSP. Skalabilitas untuk deployment cloud dan data center modern. Dukungan terhadap berbagai lingkungan virtualisasi. Integrasi dengan platform manajemen keamanan SonicWall. Didukung SonicOS 8.2.1 NSv XS berjalan menggunakan SonicOS 8.2.1, sistem operasi firewall terbaru SonicWall. Versi ini dirancang untuk memberikan performa tinggi, biaya kepemilikan (TCO) yang lebih rendah, serta kemudahan pengelolaan bagi penyedia layanan keamanan. Latar Belakang Ancaman Siber 2026 Pengumuman ini juga mengacu pada temuan dalam SonicWall 2026 Cyber Protect Report, yang menunjukkan bahwa serangan siber dengan tingkat keparahan menengah dan tinggi meningkat sekitar 20,8% dalam satu tahun terakhir. SonicWall menilai peningkatan tersebut bukan karena jumlah serangan yang lebih banyak, tetapi karena metode serangan yang semakin cerdas dan terarah. Manfaat bagi MSP dan MSSP Dengan NSv XS, penyedia layanan keamanan dapat: Menawarkan layanan firewall virtual kepada pelanggan dengan biaya awal yang lebih rendah. Melindungi workload yang berjalan di cloud maupun lingkungan virtual. Mengelola keamanan secara terpusat. Mengembangkan layanan keamanan berbasis langganan yang menghasilkan pendapatan berulang (recurring revenue). Kesimpulan Peluncuran SonicWall NSv XS Gen 8 menunjukkan fokus SonicWall dalam memperluas perlindungan firewall ke lingkungan cloud dan virtual. Dengan model langganan yang fleksibel, dukungan SonicOS 8.2.1, serta kemampuan keamanan Gen 8, solusi ini ditujukan untuk membantu MSP dan MSSP menghadirkan layanan keamanan modern di mana pun workload pelanggan berada. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan  Qfirewall indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qfirewall.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
June 10, 2026June 10, 2026

Firewall Generasi Berikutnya (Next-Generation Firewalls)

Mengapa Pertahanan Ancaman Terintegrasi dan Remediasi Otonom Menjadi Strategi Utama di Era AI Di banyak perusahaan saat ini, terdapat rasa aman karena berbagai fitur keamanan sudah diaktifkan, seperti IPS (Intrusion Prevention System), sandboxing, URL Filtering, dan DNS Security. Pada masa lalu, hal tersebut dianggap sebagai standar terbaik dalam keamanan siber. Namun, lanskap ancaman saat ini telah berubah drastis. Lingkungan hybrid cloud, aplikasi AI, dan otomatisasi serangan membuat ancaman menjadi lebih cepat, lebih canggih, dan lebih sulit dideteksi. Penyerang kini memanfaatkan AI dan teknik penghindaran untuk melancarkan serangan malware, ransomware, serta phishing yang semakin kompleks. Karena itu, organisasi membutuhkan pendekatan keamanan yang lebih modern melalui Next-Generation Firewall (NGFW) yang mampu: Melakukan inspeksi lalu lintas secara mendalam Menggunakan AI untuk mendeteksi ancaman Mengotomatisasi respons dan remediasi Memberikan visibilitas penuh terhadap jaringan hybrid dan cloud Mendukung arsitektur Zero Trust Palo Alto Networks menekankan bahwa strategi keamanan tidak lagi cukup hanya dengan “mencentang fitur keamanan”. Dibutuhkan platform keamanan terpadu yang dapat berpikir dan merespons secara otomatis terhadap ancaman modern. Artikel Terkait Lainnya di Kategori NGFW Beberapa artikel terbaru lainnya dari kategori ini antara lain: “Enterprise & Branch Security with Palo Alto Networks New NGFWs” “Stop Guessing: CLARA Ends the Cloud and AI Visibility Paradox” “Palo Alto Networks Announces Support for NVIDIA Enterprise AI Factory” “Palo Alto Networks Leads the Way with Quantum and Multicloud Security” Semua artikel tersebut membahas pengembangan firewall modern berbasis AI, keamanan cloud, dan perlindungan terhadap ancaman generasi baru. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qfirewall indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qfirewall.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
May 22, 2026May 22, 2026

Fortinet Memperluas FortiGate G Series untuk Mengamankan AI dari Pusat Data hingga Edge Perusahaan Modern

untuk Mengamankan AI dari Pusat Data hingga Edge Perusahaan Modern Fortinet (NASDAQ: FTNT), perusahaan global di bidang keamanan siber yang mengintegrasikan networking dan security, mengumumkan penambahan baru pada portofolio FortiGate G Series Next-Generation Firewall (NGFW). Produk ini dirancang untuk membantu organisasi mengamankan dan menskalakan jaringan perusahaan modern. Dua produk baru, FortiGate 3500G dan FortiGate 400G, menghadirkan performa keamanan tinggi yang mampu mengikuti pertumbuhan trafik terenkripsi, beban kerja berbasis AI, dan lingkungan jaringan yang terdistribusi. Solusi ini membantu organisasi meningkatkan perlindungan, menjaga performa, dan menyederhanakan operasi di infrastruktur hybrid. Perangkat ini didukung oleh prosesor khusus Fortinet (NP7 dan SP5) serta sistem operasi FortiOS, yang menggabungkan perlindungan ancaman lanjutan, intelijen terintegrasi, dan keamanan berbasis hardware. Brings AI Visibility and Control to High-Performance Security Dengan meningkatnya trafik terenkripsi, aliran data east-west, dan ancaman berbasis AI, arsitektur firewall tradisional mulai mencapai batasnya. Hal ini memaksa organisasi memilih antara performa atau keamanan. FortiGate G Series menghilangkan kompromi tersebut dengan platform terpadu berbasis akselerasi ASIC Fortinet, yang memberikan: keamanan berperforma tinggi intelijen ancaman terintegrasi operasi yang konsisten di lingkungan hybrid FortiGate 3500G dan 400G juga memperluas Security Fabric berbasis AI Fortinet dengan fitur deteksi shadow AI, yang memberikan visibilitas real-time terhadap penggunaan aplikasi AI yang tidak resmi serta kontrol untuk melindungi data sensitif. Layanan FortiGuard AI-Powered Security menggunakan machine learning dan intelijen yang terus diperbarui untuk mendeteksi dan memprioritaskan ancaman, serta mengotomatiskan perlindungan. FortiGate 3500G: untuk Skala Data Center FortiGate 3500G dirancang untuk lingkungan data center modern dengan kebutuhan: workload AI trafik east-west tinggi kebutuhan zero trust Perangkat ini menawarkan: konektivitas hingga 400Gb akselerasi ASIC tingkat lanjut performa tinggi tanpa bottleneck Selain itu, perangkat ini menekankan konsep “trust yang terverifikasi”, bukan sekadar asumsi, melalui: validasi tingkat hardware enforcement firmware yang aman transparansi sistem FortiGate 400G: Modernisasi Edge Perusahaan FortiGate 400G membawa kemampuan G Series ke segmen enterprise edge. Banyak firewall lama mengalami penurunan performa ketika fitur keamanan aktif, sehingga organisasi harus memilih antara performa atau proteksi. FortiGate 400G menghilangkan kompromi ini dengan: performa hardware-accelerated yang konsisten intelijen ancaman terintegrasi dukungan trafik padat dan segmentasi jaringan tanpa kompleksitas tambahan Produk ini juga memiliki jalur upgrade yang lebih mudah dari FortiGate lama serta antarmuka yang konsisten, sehingga memudahkan modernisasi jaringan. Platform Keamanan Terpadu Fortinet menekankan pendekatan platform terpadu yang mencakup: FortiOS FortiManager FortiAnalyzer FortiGuard Labs intelligence Tujuannya adalah: mengurangi kompleksitas tools meningkatkan visibilitas jaringan mempercepat deteksi ancaman menurunkan total biaya operasional (TCO) qfirewall Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi qfirewall. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
May 22, 2026May 22, 2026

Sophos Firewall v22 MR1 Kini Tersedia

Sophos merilis pembaruan terbaru Sophos Firewall v22 MR1 dengan peningkatan keamanan, fitur deteksi ancaman baru, dan peningkatan performa sistem. Peningkatan “Secure by Design” Sophos Firewall v22 sebelumnya sudah membawa konsep Secure by Design dengan arsitektur keamanan baru dan fitur Health Check untuk mendeteksi konfigurasi berisiko tinggi. Pada versi MR1, Sophos menambahkan: peningkatan sensor Sophos XDR Linux, deteksi akses shell berbahaya, pemblokiran aktivitas command-and-control TCP/UDP, serta integrasi penuh pada seluruh seri Sophos XGS. Fitur Baru: NDR Active Threat Intelligence Sophos menambahkan teknologi iSensor IPS dari platform SecureWorks Taegis. Fitur ini memberikan: pola deteksi ancaman jaringan tambahan, identifikasi trafik berbahaya, deteksi aktivitas attacker aktif di jaringan, dan membantu investigasi untuk tim XDR/MDR. NDR Essentials Kini Mendukung Semua Platform Sekarang fitur NDR Essentials tersedia untuk: firewall hardware XGS, virtual firewall, cloud firewall, dan software firewall. Peningkatan Audit & Compliance Sophos kini mencatat identitas user Sophos Central yang melakukan perubahan konfigurasi firewall. Fitur ini membantu: audit trail, compliance NIS2, dan pelacakan perubahan konfigurasi secara detail. Perbaikan VPN MR1 juga menghadirkan: perbaikan stabilitas IPsec VPN, dukungan Sophos Connect 2.0 untuk macOS, dan penghentian dukungan legacy remote access IPsec VPN lama. Peningkatan Storage & Network Sophos melakukan optimasi: penggunaan SSD agar lebih awet, operasi write SSD, serta pengaturan MTU/MSS untuk interface Wi-Fi. Sophos Firewall Config Studio V2 Sophos juga memperkenalkan versi terbaru Config Studio yang memungkinkan: melihat konfigurasi firewall, membandingkan konfigurasi, mengedit konfigurasi, dan export/import konfigurasi firewall dengan lebih mudah. Catatan dari Komunitas Pengguna Beberapa pengguna di Reddit melaporkan: performa web interface terasa lebih cepat, update kernel Linux terbaru, serta beberapa bug VPN dan PPPoE yang telah diperbaiki. Namun ada juga laporan bug tertentu setelah upgrade MR1, seperti masalah pada WAF dan STAS di beberapa environment tertentu. QFIREWALL Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi QFIREWALL. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
May 22, 2026May 22, 2026

Sophos Firewall v22 tersedia sekarang

Gambaran Umum Sophos Firewall v22 adalah versi terbaru dari sistem operasi firewall Sophos yang membawa peningkatan besar di sisi keamanan, deteksi ancaman, dan teknologi AI/ML untuk melindungi jaringan dari serangan modern.  Fitur Utama 1.  Integrasi Sophos XDR Linux Sensor Firewall v22 kini dilengkapi dengan sensor XDR Linux yang memungkinkan: Monitoring integritas sistem secara real-time Deteksi perubahan konfigurasi yang tidak sah Deteksi eksekusi program berbahaya Deteksi upaya manipulasi file Ini membantu tim keamanan mendeteksi dan merespons serangan lebih cepat. 2.  Mesin Anti-Malware Baru Sophos Firewall v22 menggunakan mesin anti-malware terbaru dengan kemampuan: Deteksi ancaman zero-day secara real-time Pengecekan reputasi global (cloud intelligence) Database cloud SophosLabs yang diperbarui setiap beberapa menit Model AI dan machine learning untuk mendeteksi ancaman baru 3.  Cloud Threat Intelligence (SophosLabs) Firewall ini terhubung dengan SophosLabs untuk: Analisis file berbahaya secara global Update data ancaman sangat cepat (setiap beberapa menit) Peningkatan telemetri untuk analisis keamanan yang lebih baik  Tujuan Utama Pembaruan Ini Sophos Firewall v22 dirancang untuk: Meningkatkan deteksi ancaman modern Memberikan perlindungan real-time berbasis AI Memperkuat sistem dari serangan tingkat lanjut (advanced threats) Meningkatkan visibilitas keamanan jaringan 📌 Kesimpulan Sophos Firewall v22 bukan hanya update biasa, tetapi peningkatan besar yang mengubah firewall menjadi sistem keamanan aktif berbasis: 🧠 AI & Machine Learning 🔍 XDR (Extended Detection and Response) ☁️ Cloud threat intelligence 🛡️ Monitoring sistem real-time qfirewall Indonesia merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang bertindak sebagai partner resmi QFIREWALL. Selain itu, kami juga berperan sebagai penyedia layanan (vendor) sekaligus distributor berbagai produk Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.

Read More
May 5, 2026May 5, 2026

Precision AI Pro – Sekarang dengan Keamanan Perangkat Terintegrasi

Organisasi di seluruh dunia mengandalkan layanan keamanan berbasis cloud dari Palo Alto Networks (Cloud-Delivered Security Services / CDSS) untuk mempertahankan pertahanan yang kuat terhadap ancaman siber yang semakin canggih. Saat ini, organisasi perlu memperluas perlindungan tersebut untuk mengamankan jumlah perangkat yang semakin banyak terhubung ke jaringan, yang rentan terhadap serangan. Keamanan berbasis Precision AI Perlindungan perangkat IoT dan OT (operasional industri) Keamanan terintegrasi antara cloud dan jaringan  Modernisasi Keamanan di AWS: Dari Operasional Firewall ke Security Intent Pelajari mengapa modernisasi di AWS membutuhkan perubahan pendekatan dari sekadar pengelolaan firewall menjadi pendekatan berbasis tujuan keamanan (security intent), dengan perlindungan yang dikelola dan sadar-infrastruktur dalam skala besar.  Mendukung Enterprise AI dengan Kemampuan Firewall Software Baru Amankan “AI factory” dan sederhanakan keamanan multi-cloud dengan Palo Alto Networks Hybrid Mesh Firewall. Menghilangkan kerumitan deployment Mengurangi blind spot (area yang tidak terlihat) Mendukung lingkungan AI dan cloud modern  Pengumuman Dukungan untuk NVIDIA Enterprise AI Factory Amankan AI Factory Anda dengan: Palo Alto Networks Prisma AIRS NVIDIA BlueField Tujuannya adalah memberikan keamanan tingkat lanjut dengan pendekatan zero trust untuk infrastruktur AI.  Cloud NGFW Mendapat Penghargaan Miercom Cloud NGFW dari Palo Alto Networks mendapatkan penghargaan Miercom Certified Secure Award. Diakui sebagai firewall cloud yang aman Mempermudah proses uji coba (try & buy) Mendukung keamanan cloud modern  Melindungi Infrastruktur Energi Digital Firewall digunakan untuk mengamankan infrastruktur penting seperti: Jaringan listrik (utility grid) Sistem industri Jaringan 4G/5G privat Tujuannya adalah menjaga layanan tetap berjalan dan aman dari gangguan atau serangan.  Kesimpulan dari halaman ini Palo Alto Networks menekankan bahwa firewall modern sekarang: Berbasis AI (Precision AI) Berjalan di lingkungan cloud + hybrid Melindungi IoT, OT, dan AI system Mendukung arsitektur Zero Trust Security Terintegrasi dengan sistem AI dan multi-cloud Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qfirewall indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qfirewall.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
May 5, 2026May 5, 2026

FortiGate-as-a-Service: Keamanan Jaringan Tanpa Mengorbankan Performa

1. Konsep FortiGate-as-a-Service Fortinet memperkenalkan FortiGate sebagai layanan (as-a-Service), yaitu model di mana firewall FortiGate tidak hanya dipasang secara fisik, tetapi juga bisa digunakan sebagai layanan berbasis cloud atau terkelola. Tujuannya adalah: Mempermudah penerapan keamanan jaringan Mengurangi beban pengelolaan perangkat Tetap mempertahankan performa tinggi 🚀 2. Masalah yang ingin diatasi Banyak solusi keamanan jaringan tradisional: Menurunkan performa jaringan saat fitur keamanan diaktifkan Membutuhkan banyak perangkat terpisah Sulit dikelola dalam lingkungan cloud dan hybrid Fortinet mencoba mengatasi ini dengan pendekatan terintegrasi. ⚙️ 3. Solusi Fortinet FortiGate-as-a-Service menggabungkan beberapa fungsi dalam satu platform: Firewall generasi baru (NGFW) Secure SD-WAN Zero Trust Network Access (ZTNA) Layanan keamanan berbasis cloud Semua ini berjalan dalam satu sistem tanpa perlu perangkat tambahan yang kompleks. 📊 4. Keunggulan utama Fortinet menekankan beberapa manfaat: 🔒 Keamanan lebih kuat dan terintegrasi ⚡ Performa tetap tinggi meskipun fitur keamanan aktif ☁️ Fleksibel untuk cloud, on-premise, dan hybrid 🛠️ Lebih mudah dikelola dibanding solusi tradisional 🌐 5. Kesimpulan artikel Fortinet ingin menunjukkan bahwa: Keamanan jaringan modern tidak harus mengorbankan performa. Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan Qfirewall indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Infralogy Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia. Hubungi kami sekarang atau kunjungi Qfirewall.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!

Read More
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • …
  • 12
  • Next

Search

Tentang Kami

Kontak Kami

PT iLogo Indonesia

Sales & Marketing

  • Jl. Kebon Jeruk Raya
  • Villa Kebon Jeruk Office F1
    Jakarta, 11530 – Indonesia

8:30 – 17:00 (Mon – Fri)
 (+62) 21 53660861
sales@qfirewall.id

Support Center
  • Jl. Panjang no. 5,
  • AKR Tower – 9th Floor
    Jakarta Barat 11530